Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kapten Tim Out Dari Red Sparks, Akankah Menjadi Momok Bagi Megawati dkk Pada Musim 2024/2025?

Radar Digital • Sabtu, 7 September 2024 | 03:05 WIB
Megawati Hangestri Pertiwi DOK KOVO
Megawati Hangestri Pertiwi DOK KOVO

Radar Jember – Lee Soo-young seorang kapten kepercayaan Red Sparks memutuskan mundur dan beralih menjadi pemain utama bersama Hwaseong IBK Altos. Hal ini juga menjadi tantangan baru bagi Megawati karena bisa saja Lee dijadikan pegangan untuk mengetahui pola permainan dari Red Sparks.

Sebelumnya Lee memperkuat Red Sparks bersama Megawati dkk. tampil memukai dan menuai banyak sorotan dari berbagai media. Kedekatannya bersama Megatron juga tidak dipertanyakan lagi.

Lee bilang bahwa banyak kenangan yang ia dapatkan bersama Megawati dan Red Sparks pada Liga Voli Korea 2023/2024.

Chemistry mereka (Lee So-young, Megawati, dan Giovana Milana) juga sudah tidak diragukan lagi bila dilihat dari setiap pertandingan yang mereka lakukan.

Lee So-young sebelumnya di Red Sparks berposisi sebagai outside hitter, namun keputusannya memang tak bisa dicegah. Ia menjadi agen bebas pada akhir musim lalu.

Pindahnya mantan kapten Red Sparks itu sedikit repot, pasalnya mereka (Red Sparks) harus memulai mengubah tatanan pemain lawas Red Sparks. Hal ini dikarenakan Lee, Noh Ran, dan Yeom sudah mengerti tentang pola permainan timnya, dan juga mereka menjadi pemain utama timnas Korsel.

Alasan pindahnya kapten dari Red Sparks tersebut diketahui sebab ia masih cidera ligamen yang saat pertandingan melawan GS Caltes Seoul KIXX. Alhasil, Lee langsung memutuskan pindah haluan ke Hwaesiung IBK Altos mulai musim 2024/2025.

“Ketika musim reguler berakhir musim lalu, saya menangis karena berbagai alasan,” ujar Lee yang sekarang berlatih di Nagoya, Jepang.

"Dan saya ingin tersenyum sebanyak mungkin di musim 2024-2025 saat saya memulai hidup baru dengan IBK.”

“Saya akan tersenyum dua kali dengan memenangkan gelar tim dan gelar individu,” tungkasnya.

Hal ini menjadi tantangan baru bagi Megatron dan Red Sparks musim depan. Pola permainan yang sudah hafal dan dipahami oleh mantan kapten tim red Sparks itu bisa saja bocor kepada tim barunya.

Megawati dkk. juga harus memutar otak guna mendapatkan strategi baru untuk menjalani liga voli Korea tahun ini.

Pastinya bukan menjadi masalah sepele bagi pemain asal Jember, Indonesia ini, ia harus lebih giat berlatih dan mengatur strategi baru agar tetap unggul dari tim lainnya. (ving)

Editor : Radar Digital
#Megawati Hangestri #Red Sparks #megawati hangestri pertiwi korea selatan