Radar Jember - Tim bola voli putri Jakarta BIN bersiap menuju partai puncak perdana mereka di Proliga 2024, dengan menghadapi Jakarta Electric PLN pada pertandingan final yang akan digelar pada tanggal yang belum ditentukan.
BIN berambisi untuk menorehkan sejarah baru dengan meraih gelar juara Proliga untuk pertama kalinya.
Keseriusan mereka dalam menghadapi musim ini terlihat jelas, dengan target juara yang diusung sejak awal.
Dukungan kuat dari Badan Intelijen Negara sebagai naungan tim menjadi salah satu faktor pendorong semangat mereka.
Skuad BIN diperkuat oleh pemain-pemain berpengalaman, seperti Megawati Hangestri Pertiwi, serta dua pemain asing handal, Kara Bajema dan Kenia Carcaces Opon, yang menjadi tumpuan utama di lini serang.
Kekuatan tim BIN tak hanya terletak pada lini serang, melainkan juga di posisi middle blocker yang memiliki banyak opsi tangguh, seperti Wilda Siti Nur Fadhilah, Rika Dwi Latri, dan Myrasuci Indriani.
Namun, perjalanan BIN menuju babak grand final tak selalu mulus. Megawati dan kawan-kawannya menelan tiga kekalahan dari total enam pertandingan di babak final four.
Salah satu kekalahan yang pahit mereka alami adalah saat ditumbangkan oleh Jakarta Electric PLN pada seri kedua babak final four yang berlangsung pada tanggal 12 Juli 2024.
Selain itu, BIN harus mengakui keunggulan Jakarta Popsivo Polwan dalam pertarungan sengit lima set yang digelar di GOR Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu, (14/7/2024).
Meskipun lini serang BIN cukup kuat dengan tiga spiker andalan, Megawati Hangestri Pertiwi, Kara Bajema, dan Kenia Carcaces Opon, kekalahan dari Popsivo menjadi tamparan keras bagi tim.
Aspek blok menjadi salah satu kelemahan utama yang perlu segera dibenahi.
Asisten pelatih BIN, Labib, mengakui bahwa kemenangan Popsivo diraih berkat kekuatan mereka dalam receive, bertahan, dan blok.
Hal ini menjadi perhatian serius bagi BIN, mengingat mereka akan segera bertemu dengan tim yang menunjukkan peningkatan paling signifikan selama babak final four, yaitu Jakarta Electric PLN. Electric PLN memiliki pemain terjangkung, Marina Markova, yang sangat solid di pos pemblokiran tengah.
Kekuatan ini tentu menjadi ancaman bagi BIN. Selain itu, BIN juga perlu meningkatkan kepaduan tim, terutama dalam mematahkan serangan lawan.
Labib mengungkapkan bahwa Popsivo cukup solid dalam blok berkat performa impresif Iriana Voronkova.
Oleh karena itu, BIN memberikan instruksi khusus kepada setter untuk cerdik dalam membangun serangan dengan memberikan umpan yang tepat kepada para spiker.
Meskipun demikian, BIN tetap optimis dan bertekad untuk bangkit di pertandingan final nanti.
Mereka siap memberikan perlawanan sengit kepada Jakarta Electric PLN dan memperjuangkan gelar juara perdana Proliga dengan segenap kemampuan mereka.
Pertandingan final melawan Electric PLN menjadi kesempatan bagi BIN untuk membuktikan diri dan memperbaiki kekurangan mereka.
Labib optimis bahwa timnya mampu belajar dari kekalahan dan tampil lebih maksimal di pertandingan puncak Proliga 2024.
Editor : Radar Digital