NANGKAAN, Radar Ijen - Sebanyak empat atlet Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Bondowoso mengantongi tiket menuju final Piala Wali Kota Probolinggo 2024.
Meski begitu, tiga di antaranya sudah menyumbangkan medali emas dan satu perak.
Namun, atlet diminta untuk tidak berpuas diri karena masih akan menghadapi beberapa kejuaraan yang lebih besar.
Keempat atlet tersebut di antaranya Sheto Adji yang bermain di kelas 67 kilogram, menumbangkan kontingen Blitar hingga meraih medali emas.
Kemudian, Dani Mika di kelas 63,5 kilogram mengantongi medali perak. Selanjutnya, Dewa Mika di kelas 60 kilogram melibas atlet Pasuruan dan berhasil meraih medali emas.
Terakhir, Rofi Wijaya Mika di kelas 48 kilogram melawan kontingen Madiun, juga menyumbangkan medali emas.
Ketua Pertina Bondowoso Slamet Riyadi menjelaskan, kejuaraan tersebut berlangsung pada 4–7 Juli 2024 kemarin. Atlet tinju gencar mengikuti beragam kejuaraan lokal untuk mengasah rekam tanding. "Agar nantinya mental atlet semakin terasah," ungkapnya.
Kejuaraan tersebut diikuti oleh seluruh Pertina kabupaten/kota se-Jawa Timur dan berlangsung di GOR Mastrip Kota Probolinggo.
Seluruh atlet potensial beradu tangkas di ring tinju.
"Memang kami sudah persiapkan atlet yang latihannya matang," ungkapnya
Untuk menunjang kualitas skill yang baik para atlet melakukan latihan rutin empat kali dalam sepekan.
Bahkan porsinya juga ditambah. Oleh sebab itu, Pertina Bondowoso optimistis menyumbang prestasi pada gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim dan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) tahun 2025.
Menurutnya, ada beberapa petinju Bondowoso yang berhasil mengantongi tiket menuju ajang bergengsi tingkat nasional, yaitu Pekan Olahraga Nasional (PON) di Sumatera Barat dan Aceh.
“Bibit-bibit yang baru ini juga untuk persiapan menghadapi Porprov ke-9, tahun depan. Alhamdulillah, kualitas atlet kami sudah bagus,” pungkasnya. (faq/c2/bud)
Editor : Radar Digital