radarjember.id - Ivar Jenner gelandang muda andalan Timnas memberikan reaksinya usai gagal membawa Garuda Muda terbang tinggi di pentas Olimpiade Paris 2024.
Usai kalah 0-1 lawan Guenea kemarin, Ivar pun merasakan hati yang cukup gusar.
Apalagi saat pertandingan, dirinya terlihat beberapa kali emosi kepada pemain lawan.
Namun demikian, pemain yang membela tim FC Utrecht ini mampu membawa Indonesia ke Semifinal Piala Asia U-23 dengan status debutan.
Kondisi ini yang membuat perasaan Ivar campur aduk, senang sekaligus sedih.
Dalam unggahan di media sosial, Ivar Jenner tengah di dalam mobil dalam perjalanan pulang ke rumah.
Gelandang tengah Timnas Indonesia ini mencurahkan isi hatinya.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang mendukung saya di turnamen ini. Malam ini aku pulang dengan perasaan campur aduk. Kami mencapai semifinal tetapi kami tidak lolos ke Olimpiade. Kami secara amental sangat lelah setelah perjalanan panjang ini. Sampai jumpa semuanya. Sekali lagi, terima kasih," tulis Ivar.
Agenda timnas selanjutnya yakni Kualifikasi Piala Dunia melawan Irak dan Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada awal Juni besok.
Pada laga ini kemungkinan semua pemain abroad akan dipanggil termasuk Ivar Jenner.
Sebagai informasi Ivar Jenner salah satu penggawa muda Timnas yang dinaturalisasi.
Pesepak bola kelahiran Utrecht, Belanda, 10 Januari 2004, ini sudah resmi menjadi WNI.
Pemain yang kini berusia 20 tahun itu memiliki darah Indonesia mengalir dari ibu sang ayah, alias neneknya, yang keturunan Jember.
Sedangkan sang ibu asli keturunan Belanda.
Ivar kini bermain bersama JONG FC Utrecht di Eerste Divisie.
Atau kompetisi kasta kedua Belanda musim ini. (bud)
Editor : Radar Digital