RADARJEMBER.ID - Atlet voli asal Kabupaten Jember, Megawati Hangestri Pertiwi sudah resmi bergabung bersama Jakarta BIN di Proliga 2024 musim ini.
Setelah bermain di V-League, Liga voli Korea Selatan bersama Red Sparks.
Megatron, julukan Megawati Hangestri pun memilih Jakarta BIN sebagai klubnya berikut di Proliga.
Usai, tahun lalu di Proliga 2023, Megatron membela Jakarta Pertamina Fastron dan belum bisa membawa juara.
Kini, target juara pun kembali dicanangkan Jakarta BIN.
Dari Red Sparks ke Jakarta BIN, gaji Megawati Hangestri pun dipertanyakan sejumlah media. Sebab, gaji dari Liga Korea dan Proliga diduga cukup berbeda.
Sesuai regulasi gaji di halaman resmi KOVO (Federasi bola voli Korsel) untuk pemain kuota asia pun sudah dijelaskan cukup rinci.
Liga voli putri Korea Selatan pun berjalan selama sembilan bulan. Artinya pemain di masing-masing klub di kontrak selama sembilan bulan.
Mulai dari bulan Juli 2023 sampai Maret 2024. Untuk gaji, pemain asia akan mendapat gaji sebesar 100.000 dolar AS. Atau setara dengan Rp 1,5 miliar.
Tak hanya gaji. Mantan pemain Jakarta Pertamina Fastron di Proliga tahun lalu itu juga bisa mendapatkan bonus.
Namun, diduga gaji Megawati di Korea dan di Proliga saat ini berbeda. Sebagai informasi, PBVSI Indonesia sudah menetapkan nominal gaji para atlet voli.
Mulai dari atlet pemula yang mendapat bayaran 3-8 juta per bulan dan 8-12 juta untuk pemain berpengalaman di PON atau SEA Games.
Selain itu, atlet voli yang pernah wakili negara di level internasional akan dibayar 12-20 juta per bulan, sedangkan pemain senior berlabel Timnas Indonesia dapat gaji 75-125 juta.
Berdasarkan hal tersebut Mega kemungkinan akan mendapat total 300-500 juta per musim di Jakarta BIN mengingat gelaran Proliga yang hanya berlangsung selama empat bulan.
Angka tersebut belum termasuk bonus yang akan diberikan oleh Jakarta BIN jika Megawati Hangestri bisa membawa timnya berprestasi di Proliga. (bud)
Editor : Radar Digital