LUMAJANG, Radar Jember – Tim sepak bola Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jember selesai melakoni laga uji coba dengan tim Porprov Lumajang, Jumat (4/8) lalu. Bertandang ke Stadion Semeru Lumajang, kesebelasan Jember gagal meraih tiga poin. Jember kalah 2-3 dari Lumajang.
Baca Juga: Muhammad Rofiq, Pelatih Sepak Bola Porprov Jember
Head coach sepak bola Porprov Jember, M. Rofiq, mengungkapkan, para pemain banyak melakukan kesalahan. Paling sering dilakukan pemain belakang. Hal itu membuat tim harus kebobolan tiga gol. “Lini belakang masih lemah. Sangat banyak PR yang harus segera diperbaiki,” ungkapnya saat ditemui setelah latihan di Stadion Notohadinegoro Jember, kemarin (7/8).
Rofiq mengatakan, pertandingan uji coba melawan Lumajang itu menjadi evaluasi besar bagi timnya. Memang semua lini melakukan kesalahan dalam pertandingan. Namun, secara teknis, lini belakang paling mencolok.
Dia menilai, pemain belakang sering tidak fokus. Terutama saat terjadi serangan dari tim lawan. “Saat asyik menyerang, pemain belakang terlena. Sehingga, ketika lawan melakukan counter attack, pemain belakang panik. Ini yang kami lihat selama pertandingan dengan Lumajang,” bebernya.
Kondisi tersebut, lanjutnya, membuat pertahanan tidak kuat. Sehingga memberikan peluang bagi lawan untuk mencetakkan gol. Karena itu, lini belakang mendapat porsi latihan lebih banyak, kemarin (7/8). Harapannya, lini belakang makin solid dan meminimalisasi kesalahan setiap pemain. “Menu latihannya fokus pada lini belakang,” ujarnya.
Dia menambahkan, komunikasi juga terus dibangun agar pemain saling memahami sesama pemain, terutama sektor pertahanan. Mulai dari gelandang bertahan, bek, hingga kiper. Tetapi, melihat pertandingan yang sebelumnya, kata dia, kepanikan pemain membuat mereka tidak berada pada posisi yang semestinya. Sehingga, kekalahan pun tak terelakkan.
Dengan durasi berlatih hampir tiga jam, pihaknya fokus menggodok lini belakang. Meski demikian, lini lainnya juga tidak kalah penting. “Targetnya, pada uji coba selanjutnya pemain bisa lebih maksimal dalam melakukan perannya masing-masing,” pungkasnya. (kin/c2/dwi)
Editor : Radar Digital