Gol tunggal di satu menit sebelum pertandingan usai itu membawa Jember meraih medali emas. Tentu, medali itu juga bakal dipertahankan pada Porprov VIII Jatim, September mendatang.
Meski demikian, tantangan yang bakal dihadapi Jember cukup berat. Selain bermain di luar kota, formasi pemain Jember juga belum terbentuk. Sebab, kuota pasti berapa pemain yang berangkat Porprov belum diterima manajemen tim sepak bola putra.
Head Coach Tim Porprov Putra, M. Rofiq, mengatakan, seleksi tahap pertama sudah dilakukan. Itu diikuti oleh puluhan pemain dari klub lokal Jember.
Meski sudah memunculkan sekitar 30 nama, hal itu belum bisa dipastikan. "Kami masih menunggu berapa kuota yang kami terima. Kalau mengikuti standar, minimal ada 25 pemain. Ini belum termasuk ofisial," katanya.
Sembari menunggu kuota itu, pihaknya fokus melakukan latihan intens bagi pemain. Tahapan promosi dan degradasi (promdeg) juga masih terus dijalankan. Hal itu untuk memastikan komposisi tim yang terbentuk.
"Jadi, masih ada peluang bagi semua pemain. Kami juga melihat perkembangan masing-masing pemain. Yang jelas, kami akan mengambil pemain yang terbaik di posisinya. Misalnya posisi kiper, ya, kami ambil yang terbaik," jelasnya.
Rofiq menambahkan, dalam waktu dekat, latihan bersama itu akan terus dimasifkan. Mulai latihan fisik, skill, hingga permainan 11x11 pemain. Menurutnya, pemain yang akan diambil itu harus terbaik dalam tiga hal tersebut.
"Kalau fisik sudah pasti. Karena sepak bola memang membutuhkan kebugaran yang prima. Skill dan kemampuan bermain secara tim juga akan jadi catatan kami sebelum memutuskan siapa saja yang masuk sebagai pemain Porprov putra," pungkasnya. (kin/c2/bud)
Editor : Radar Digital