Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sudah Setahun Lintasan Atletik Dibiarkan Sobek, Masih Tunggu Dana Perawatan Cair

Safitri • Kamis, 22 Juni 2023 | 20:48 WIB
BERLATIH: Atlet atletik Jember berlatih di Stadion Jember Sport Garden, kemarin.
BERLATIH: Atlet atletik Jember berlatih di Stadion Jember Sport Garden, kemarin.

AJUNGRadar Jember - Sebagai tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim, tahun lalu, Jember jor-joran mempersiapkannya. Termasuk menyiapkan venue yang standar bagi cabor. Salah satunya venue atletik di Stadion Jember Sport Garden (JSG) Ajung.

Lintasan atletik itu terbuat dari dua lapisan bahan. Lapisan bawah didatangkan dari Tangerang. Sedangkan lapisan atas diimpor dari Tiongkok. Tentu kualitasnya terjamin. Akan tetapi, pasca-Porprov, lintasan ini malah menyisakan persoalan.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, kemarin, ada beberapa bagian lintasan yang rusak. Misalnya lapisan atas yang mirip bebatuan karet merah kecil mulai rontok hingga lapisannya sobek. Kondisi ini terkesan dibiarkan. Sebab, hampir setahun kondisinya masih sama. "Informasinya, saat digunakan untuk opening ceremony, ada alat panggung yang diseret. Jadi lapisannya sobek," ujar Wahman Sumanjaya, pelatih atletik.

Wahman mengatakan, kondisi ini tidak boleh dibiarkan lama. Sebab, bisa membahayakan para atlet. Khususnya atlet cabor atletik yang berlatih maupun bertanding di lintasan. Hal itu, lanjutnya, juga akan memengaruhi performa latihan atlet.

"Kalau diinjak tidak mengenai sobekan, tidak masalah. Tetapi, jika sepatu atlet masuk ke sobekan, atlet bisa terjatuh dan cedera," lanjutnya. Oleh sebab itu, dirinya berharap pemerintah turun tangan melakukan perbaikan. Supaya atlet bisa berlatih secara maksimal.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jember Chalimatus Sa'diyah membenarkan kondisi lintasan yang sobek tersebut. Menurutnya, saat loading panggung opening ceremony Porprov, tahun lalu, ada bagian panggung yang mengenai lintasan. Akibatnya, sobekan itu terbentuk.

Halimah, sapaan akrabnya, menegaskan, pihaknya tidak membiarkan lintasan sobek dalam waktu lama. Tetapi, pihaknya sudah mengusulkan perbaikan tersebut. Harapannya, tahun depan ada anggaran yang dialokasikan untuk biaya perawatan lintasan atletik di JSG.

"Kami tidak bisa langsung melakukan penanganan. Tahun ini tidak ada biaya perawatan untuk lintasan itu. Metode perbaikannya tidak seperti lintasan cabor lain. Lapisannya kan khusus. Jadi, penanganan juga harus khusus. Kalau tidak yang membuat atau memasang lintasan, ya, sulit. Artinya, memang harus rekanan atau pihak yang tahu betul tentang bahan lintasan ini," jelasnya.

Agar kerusakan tidak meluas, pihaknya memperketat aturan penggunaan lintasan. Sesuai peruntukannya, lintasan ini untuk cabor atletik seperti lari maupun jalan cepat. Sementara, bagi masyarakat luar yang hendak beraktivitas dipersilakan, namun hanya untuk lari dan jalan.

"Kalau untuk event, ada syaratnya. Harus mendapat izin penggunaan JSG dari bupati. Kalau digunakan, lintasan juga harus dilapisi pengaman. Karena roda sepeda angin atau roda motor saja dilarang untuk melintas di atasnya. Karena itu bisa merusak lintasan," pungkasnya. (kin/c2/bud)

 

Editor : Safitri
#Jember #venue