Pelatih Taekwondo Indonesia (TI) Jember, Muhammad Iqbal Ali Rosadi, menjelaskan, pihaknya sudah menggelar seleksi pada akhir Mei kemarin. Kini cabor tersebut mulai membentuk atlet agar siap menghadapi event terbesar se-Jatim tersebut. "Alhamdulillah, kami sudah melakoni seleksi pada 20 hingga 21 Mei lalu," ujarnya.
Cabor taekwondo mendapatkan 11 kuota dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember. Pihaknya akan mengirimkan sembilan atlet dan dua ofisial pada event yang akan digelar September mendatang itu.
Bahkan sebelum seleksi cabor tersebut sudah berbenah dengan rutin mengadakan pemusatan latihan. Hal itu agar skill para atlet tidak menurun. Selain itu, fisik taekwondoin juga menjadi faktor utama saat pertandingan berlangsung. Setelah seleksi, pihaknya langsung menggelar pemusatan latihan.
Iqbal melanjutkan, dalam sepekan cabor tersebut menggelar training center (TC) sebanyak enam kali. Hal itu sebagai bentuk persiapan matang bagi para atlet. Sebagian atlet yang terpilih adalah para taekwondoin mantan Porprov tahun lalu. Meski begitu, performa mereka sudah mulai meningkat.
Hingga saat ini target medali masih belum diberikan. Namun, mereka optimistis bisa meraih hasil yang baik dibandingkan tahun perhelatan sebelumnya. Beberapa atlet dari Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) juga akan diterjunkan. "Sayangnya, kendala yang kami hadapi saat ini kurangnya asupan vitamin dan nutrisi. Kami sudah melangsungkan persiapan sejak awal tahun 2023," pungkasnya. (faq/c2/nur) Editor : Ivona