BACA JUGA : PAN Tegas Tegur Bos Smelter Nikel China Harus Bisa Bahasa Indonesia
Ketua Umum Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Jember Ahmad Fathoni menyebut, ada empat sasana yang digunakan latihan. Di masing-masing sasana, terdapat beberapa atlet tinju yang disiapkan Porprov 2023. Secara kontinu, mereka dilatih petinju profesional. "Porprov tahun ini ada tujuh atlet yang akan diberangkatkan. Mereka ini berangkat atas dasar proyeksi medali. Harapannya, mereka kembali meraih medali di Porprov," ujarnya.
Pihaknya menargetkan empat medali. Meski demikian, dia belum bisa menentukan perinciannya. "Yang penting medali. Dalam perhitungan awal, targetnya ya, dua emas dan dua perak," katanya.
Target medali itu bertambah dari perolehan sebelumnya. Pada Porprov 2022 lalu, Pertina Jember meraih tiga medali. Yakni dua perak dan satu perunggu. Berjalannya waktu, lanjutnya, petinju Jember terus berkembang baik secara fisik, skill, maupun mental bertanding. Oleh karena itu, target Porprov 2023 ditambah. Tentunya, itu juga bergantung pada hasil event-event kejuaraan di tingkat provinsi maupun nasional.
Terdekat, sebanyak 17 petinju akan diberangkatkan pada kejuaraan di Probolinggo. Tujuh di antaranya adalah petinju yang turun di Porprov Jatim pada September nanti. Sementara sisanya adalah petinju lapis kedua.
Toni berharap, event itu bisa jadi tolok ukur kemampuan atlet. Agar perbaikan bisa dilakukan segera. Sebab, pelaksanaan Porprov semakin dekat. "Makanya, latihan terus ditambah. Pagi dan sore. Itu wajib latihan di sasana. Sedangkan latihan bersama dua kali sepekan," pungkasnya. (kin/c2/dwi) Editor : Safitri