Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ajang Prestasi, Lahirkan Atlet Berpengalaman

Safitri • Kamis, 23 Februari 2023 | 16:04 WIB
“JBL Reborn akan menjadi event bola basket yang menarik, karena melibatkan pelajar mulai jenjang SD.” Dwi Arya Nugraha Oktavianto, Pembina Perbasi Pusat
“JBL Reborn akan menjadi event bola basket yang menarik, karena melibatkan pelajar mulai jenjang SD.” Dwi Arya Nugraha Oktavianto, Pembina Perbasi Pusat
JEMBER, RADARJEMBER.ID - Tinggal menghitung hari, perhelatan Jember Basket Ball (JBL) Reborn 2023 dimulai. Perlombaan bola basket terbesar se-Tapal Kuda itu dinilai dapat memberikan dampak yang besar bagi pembinaan pemain bola basket di wilayah Tapal Kuda yang meliputi Kota dan Kabupaten Pasuruan, Kota dan Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Jember, Situbondo, serta Bondowoso.

BACA JUGA : Dampingi Jokowi Tampilan Menlu  Retno Pakai Sepatu Beda Warna

Menurut Dewan Penasihat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Dwi Arya Nugraha Oktavianto, event JBL Reborn akan menjadi wadah penyaluran bakat bagi pemain bola basket semua kalangan. Sebab, event itu membuka ajang perlombaan mulai dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK, hingga umum. “Event basket seperti ini sangat langka ditemukan,” terangnya.

Lebih lanjut, pria yang akrab dipanggil Vian itu menyerukan untuk memperbanyak mengadakan kompetisi basket mulai kelompok usia pelajar SD hingga di atasnya. Khususnya SD. Sebab, kebiasaan di Indonesia pada umumnya orang mengenal basket sejak SMP. Oleh karena itu, tak heran jika kompetisi yang melibatkan jenjang SD sangat jarang ditemukan.

Kendati demikian, dengan adanya JBL Reborn ini diharapkan anak bisa mengenal bola basket sejak dini. Sehingga, nantinya ketika memasuki masa remaja atau dewasa sudah tidak lagi belajar dasar-dasar bola basket. Melainkan sudah mulai mengerti teknik dan fisik. “Artinya, tahapan tersebut memang harus dikenal sejak dini,” ungkapnya.

Untuk itu, bola basket tidak lagi menjadi ajang olahraga yang sekadar hobi. Namun, bisa dijadikan sebagai ajang prestasi. Terlebih, saat ini kebanyakan sekolah melalui sistem zonasi membuka jalur prestasi olahraga. Nantinya, kemenangan di JBL Reborn bisa menjadi jembatan untuk menempuh pendidikan tingkat selanjutnya.

Selain itu, kompetisi basket yang melibatkan anak usia dini diharapkan juga dapat menumbuhkan bibit-bibit pemain basket yang bisa membawa nama baik daerahnya masing-masing sampai nama baik tanah air. Jadi, atlet unggul bola basket ke depan terus berkelanjutan. Event ini menjadi kesempatan menarik untuk mereka yang ingin melanjutkan prestasinya di bidang olahraga bola basket. (qal/c2/nur) Editor : Safitri
#Jember #JBL Reborn