BACA JUGA : Pilot serta 15 Tukang Dilaporkan Disandera KKB di Nduga
Bela diri asal negeri tirai besi ini berkembang cepat di kota santri Pasuruan. Cabang olahraga (cabor) Sambo bahkan terbilang sukses mengawali debut. Deretan medali sudah didapat.
Baik dalam ajang Kejurprov Jawa Timur 2021 maupun Porprov Jawa Timur 2022. SAMBO merupakan bela diri mulai populer di Uni Soviet (sekarang Rusia) sejak 1940-an. Semula, Sambo adalah singkatan dari Samozashchita Bez Oruzhia. Artinya pertahanan diri tanpa senjata.
Di Indonesia, seni bela diri wajib bagi tentara Rusia itu, baru masuk pada 2007. Sementara kepengurusan di Kota Pasuruan baru terbentuk 2021 silam. Setelah hampir dua tahun berjalan, nama bela diri Sambo mampu perhatian warga kota Pasuruan.
“Selama setahun setelah mendapat mandat dari pengurus provinsi, kami himpun kekuatan. Hingga kemudian terbentuk cabang olahraga dan disahkan sebagai anggota KONI,“ tutur Masrukhin, ketua Persambi (induk cabor sambo) Kota Pasuruan.
Bisa dibilang, Sambo menggabungkan teknik gerakan gulat dan judo. Terutama dengan menekankan kemampuan kontrol dan kuncian. Sambo benar-benar mengajarkan cara praktis untuk mengakhiri pertarungan dengan singkat dengan menjatuhkan lawan.
“Itulah kenapa Sambo menjadi salah satu bela diri ekstrem,”jelas Masrukhin.Dia sendiri mengakui, untuk menjaring atlet tidak mudah. Rasanya itu memang tantangan bagi pengurus cabang olahraga baru. (*)
Editor:Winardyasto HariKirono
Foto:Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo
Sumber Berita:Jawa Pos Radar Bromo
Editor : Safitri