BACA JUGA : Obat Kedaluwarsa Rp 7 M Belum Dimusnahkan, Mafia Obat Diduga Terlibat!
Pada pertandingan itu asa Ansor Putra Mas terjaga setelah menyingkirkan Dharaka Jaguar untuk lolos ke semifinal. Jual beli serangan dipertontonkan oleh dua kesebelasan. Pada babak pertama, beberapa kali umpan lambung dari Dharaka Jaguar membahayakan jantung pertahanan lawannya. Namun, peluang-peluang yang ada belum mampu membuat bola bersarang di gawang sang juara bertahan. Sehingga membuat skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, intensitas jual beli serangan semakin meningkat. Pascaturun minum, Ansor Putra Mas lebih mendominasi jalannya pertandingan. Sayangnya, Ansor Putra Mas justru kebobolan terlebih dahulu. Permainan satu dua dari Putra Mas berhasil menembus pertahanan Jaguar. Akan tetapi, justru Jaguar terlebih dulu yang mengubah papan skor untuk keunggulanya. Gol tercipta dari serangan balik dan sontekan akhir M. Agha Danis.
Meski begitu, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Menjelang peluit akhir dibunyikan, sang juara bertahan mengejar ketertinggalan lewat gol dari M. Yusuf Ardiansyah di menit ke-50. Gol itu juga memaksa Jaguar untuk melanjutkan pertandingan hingga babak adu penalti.
Kedua kiper siang hari itu tampil maksimal. Masing-masing melakukan penyelamatan penting saat adu penalti. Akan tetapi, hasil positif berpihak kepada sang juara bertahan, Ansor Putra Mas, yang menuntaskan adu penalti dengan skor 1-3 untuk Putra Mas.
Pascapertandingan, pelatih Dharaka Jaguar, Muhammad Musleh, mengungkapkan apresiasi terhadap para penggawanya itu. Sebab, daya juang hingga akhir pertandingan dipertontonkan oleh mereka. “Sudah sangat bagus dari para pemain, hanya saja Dewi Fortuna belum berpihak pada kami. Karena secara kualitas permainan juga tidak jauh berbeda,” jelasnya.
Meski harus kandas di babak 8 besar, dirinya bersyukur atas hasil yang diraih di Piala Soeratin U-13 saat ini. Sebab, pada Piala Soeratin edisi 2021 tingkat Jember, timnya hanya puas sebagai juru kunci. Sehingga, hasil saat ini merupakan wujud dari proses untuk menjadi lebih baik. “Sudah ada peningkatan yang signifikan dibanding tahun 2021. Saya percaya di tahun depan kami akan jauh lebih baik dari sekarang,” paparnya.
Sementara itu, Alex Oktandoko, pelatih Putra Mas, menjelaskan, pertandingan berjalan dengan menarik. Dia menilai, tim yang menjadi lawannya sangat bagus hingga memaksa anak asuhnya untuk adu penalti. “Perkembangan dari Jaguar sangat terlihat. Sebelumnya sempat kami taklukan di fase grup Piala Soeratin edisi 2021. Hal itu juga yang membuat pemain saya terlalu percaya diri dan terlena ketika asyik menyerang,” tuturnya.
Menatap laga ke depan, yakni laga semifinal, dirinya akan memperbaiki lini yang menjadi kelemahan pada pertandingan melawan Jaguar. “Tentunya target ada, tapi kembali lagi, apabila kami bisa mempertahankan juara, itu merupakan bonus. Karena yang paling utama adalah perjuangan para pemain. Baik saat berlatih maupun saat di turnamen seperti ini,” pungkasnya.
Perlu diketahui, pada pertandingan lainnya di Stadion Notohadinegoro, Piala Soeratin U-15 tingkat Jember, Dhoger Grenfosta U-15 juga berhasil meraih kemenangan saat lawatannya melawan Dharaka Jaguar U-15 dengan skor 2-0. (ben/c2/dwi) Editor : Safitri