BACA JUGA : Prancis Melaju ke Semifinal setelah Dua Gol Akhiri Perlawanan Maroko
Manajer PS Unmuh Jember Syamsul Hadi menjelaskan, meskipun Liga 3 batal digelar, PS Unmuh tetap melangsungkan latihan rutin dan fokus mengasah fisik maupun skill pemain. Apalagi, banyak klub lokal maupun di luar daerah yang mengajak tim sepak bola andalan kampus Unmuh Jember itu untuk melakukan laga persahabatan. “Kami tidak mau meliburkan diri,” tegasnya.
Pihak manajemen PS Unmuh tetap optimistis untuk naik kasta ke Liga 2. Oleh karena itu, pelatih tetap melakukan pembinaan terhadap pemain. Pihaknya tetap berkomitmen untuk berkontribusi terhadap kemajuan sepak bola nasional. “Sesuai dengan Inpres (Instruksi Presiden) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pembangunan Percepatan Sepak Bola Nasional,” bebernya.
Selain untuk pembinaan pemain, kata Syamsul, latihan rutin juga untuk menjaga kebugaran tubuh para pemain. Menanggapi kompetisi Liga 3 batal digelar, manajemen PS Unmuh hanya bisa pasrah dengan keputusan yang diambil oleh Asprov PSSI Jatim. Sebab, menurutnya, keputusan tersebut cukup tidak proporsional. “Hanya bisa pasrah dan butuh alasan rasional kenapa mesti batal digelar,” paparnya.
Meski tidak meliburkan latihan, namun tetap saja pihak PS Unmuh merasa berberat hati atas keputusan tersebut. Sebab, para pemain sudah sangat antusias untuk menyongsong gelaran Liga 3 tahun ini. “Sebelumnya, kami bertekad untuk naik kasta ke Liga 2,” tuturnya.
Penting diketahui, Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur memutuskan tidak menggelar kompetisi Liga 3 2022. Keputusan itu diambil berdasarkan hasil rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI pada Senin, 12 Desember, di Sekretariat Asprov PSSI Jatim. (faq/c2/dwi) Editor : Safitri