Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

PSM Ingin Bertengger Puncak Klasemen Liga 1

Safitri • Kamis, 15 Desember 2022 | 22:55 WIB
Photo
Photo
DENPASAR, RADARJEMBER.ID - Dalam tiga pertemuan terakhir, Laskar Sape Kerrap –julukan Madura United– dua kali kalah oleh PSM. Lalu, satu pertandingan lain berakhir dengan hasil imbang. Nah, satu dari dua kekalahan Madura United itu terjadi pada era Fabio Lefundes.

BACA JUGA : Baru Sadar Dinikahi Orang Gila Ngaku Berprofesi Dokter

Dia masih ingat betul bagaimana dikalahkan tim Ayam Jantan dari Timur –julukan PSM. Kekalahan itu terjadi pada 8 Januari 2022 di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar. Tepat saat Liga 1 digelar dengan sistem bubble.

”Saat itu kami kalah 0-1. Kami membuat satu kesalahan, lalu diganjar penalti. Dan, mereka bisa mencetak gol lewat titik putih. Soal hasil selain pertandingan itu, saya tidak tahu. Saya belum di Madura United,” ujar pelatih asal Brasil tersebut kemarin.

Kekalahan musim lalu memacu adrenalin Lefundes. Dia mengusung misi revans saat kedua tim bertemu malam ini di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jogjakarta (live Indosiar pukul 18.15 WIB).

Lefundes percaya diri target itu bisa tercapai. Sebab, materi pemain Laskar Sape Kerrap saat ini jauh lebih kuat dari musim lalu. Lefundes kali ini tidak mau gagal menang. Sebab, dalam pertandingan pekan ke-14, mereka sudah kehilangan poin saat kalah 1-3 oleh Bali United.

Jika kalah lagi, Madura United akan semakin tertinggal dalam persaingan di papan atas klasemen. ”Selisih poin kami dengan PSM terpaut tiga angka. Kalau kami kalah,akan berselisih angka dengan mereka. Jadi, kami harus menang,” tegas mantan asisten pelatih Botafogo itu.

Untuk itu, Lefundes terus membakar semangat juang para pemain. Dia juga meminta para pemain untuk melupakan kekalahan oleh Bali United. Menurut Lefundes, timnya tidak seharusnya kalah. Sebab, dalam pertandingan itu, Laskar Sape Kerrap bermain luar biasa.

”Kami hanya tidak beruntung. Tapi, keberuntungan tidak datang sendiri. Kami harus bekerja keras untuk mendapatkan kesuksesan,” imbuh mantan asisten pelatih Jeonbuk Hyundai Motors tersebut.

Pemain bertahan Madura United Novan Setya Sasongko mengajak teman-temannya bangkit. Sebab, motivasi tinggi diperlukan untuk bisa mengatasi Juku Eja. ”PSM tim bagus. Punya banyak pemain bagus. Tapi, kami juga punya banyak pemain bagus.”jelas Novan

Secara terpisah,  Tavares, pelatih PSM Bernardo Tavares ingin tim dia tampil lebih baik daripada saat bertanding melawan Borneo FC. Dalam pertandingan sebelumnya, pelatih asal Portugal itu menilai timnya lemah dalam passing. (*)

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:PSM Instagram

Sumber Berita:jawapos.com

  Editor : Safitri
#Sepak Bola