Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Cari Bekal Pengalaman di Popda, Taekwondo Jember Diinstruksi Bermain Lepas

Safitri • Selasa, 1 November 2022 | 18:58 WIB
GIAT BERLATIH: Beberapa atlet taekwondo Jember sedang melakukan sesi latihan di Kantor PDP Kahyangan, Minggu (30/10).
GIAT BERLATIH: Beberapa atlet taekwondo Jember sedang melakukan sesi latihan di Kantor PDP Kahyangan, Minggu (30/10).
KALIWATES, Radar Jember – Dengan terbatasnya anggaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda), pengurus Taekwondo Indonesia (TI) Jember tidak  mau ambil pusing. Sebab, terpenting atletnya bisa menjajal event olahraga pelajar terbesar se-Jatim tersebut. Bahkan, tidak menargetkan medali, tapi pengalaman.

BACA JUGA : Jalur Khusus Sepeda di Jember Segera Diberlakukan

Ketua TI Jember Rahmad menjelaskan, cabor taekwondo lebih dini melakukan seleksi. Sejak Porprov Jatim 2022, TI Jember langsung sigap melakukan seleksi Popda. Namun, ada sedikit kendala yang mengharuskan TI Jember melakukan seleksi ulang. "Kami telat info peraturan terbaru Popda Jatim 2022," jelasnya.

Rahmad mengaku telat mendapatkan informasi peraturan terbaru mengenai kelompok umur (KU), yaitu maksimal kelahiran Januari 2005. Akibatnya, pihak TI Jember melakukan seleksi administrasi kembali. "Alhamdulillah, pihak pelatih klub di Jember menerima hal itu," ujarnya.

Sesuai kesepakatan pihak Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jember, cabor taekwondo mendapatkan kuota atlet hanya enam orang, dengan 12 nomor pertandingan. Padahal secara keseluruhan, cabor taekwondo mempunyai 25 nomor pertandingan. "Kami juga mengikuti arahan Dispora Jember untuk menerjunkan atlet yang potensi mendapatkan medali," terangnya.

Rahmad yakin atletnya yang bakal diterjunkan di Popda bisa meraih medali. Tapi, dirinya menekankan kepada anak didiknya bahwa tidak memburu prestasi. “Kami tekankan ke atlet untuk bermain lepas. Mereka ini (atlet taekwondo, Red) masih usia pelajar, sehingga semangat bertanding yang kami pupuk. Ajang Popda ini sebagai langkah untuk mengasah mental bertanding. Sehingga, menjadi bekal untuk kejuaraan lebih besar lainnya, seperti Kejurprov hingga Porprov,” paparnya.

Selain itu, taekwondoin Jember ini melakukan pemusatan latihan di gedung PDP Kahyangan. Dalam satu pekan para atlet melakukan latihan sebanyak tiga kali. "Anggaran terbatas, kami tidak jadi masalah. Terpenting anak-anak (atlet taekwondo, Red) bisa cari pengalaman di Popda. Kami latihan pakai kas TI Jember," terangnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Menurutnya, daripada memikirkan kondisi anggaran dari pemerintah yang minim, lebih baik fokus memoles para atlet agar tampil maksimal pada perhelatan Popda Jatim yang digelar 8–12 November mendatang. "Kami memahami kondisi Dispora saat ini," pungkasnya. (mg5/c2/dwi)

  Editor : Safitri
#Jember #Taekwondo