BACA JUGA : Ciptakan Lingkungan Aman, Perkuat Desa Layak Anak di Jember
Ketua FASI Jember Muhammad Rizal menjelaskan bahwa pihak FASI Jatim sudah dua kali menemui dirinya untuk membahas kesanggupan Jember menjadi tuan rumah. "Kami dari pengurus FASI Jember menyanggupi," jelasnya.
Pengurus FASI sudah mengajukan permohonan kepada Bupati Jember Hendy Siswanto, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jember, serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jember. Namun, hingga kini belum disetujui. "Kami menunggu kebijakan OPD (organisasi perangkat daerah, Red) tersebut," ucapnya.
Meski demikian, Rizal menambahkan, dirinya sempat ada kekhawatiran terkait pelaksanaan kejuaraan paralayang. Sebab, hingga kini Jember masih dalam cuaca ekstrem. Hujan lebat beserta angin kencang sering terjadi pada sejumlah titik. Termasuk di lokasi take off Sky Land. "Sebenarnya untuk sekarang cuacanya tidak mendukung," paparnya.
Kondisi cuaca yang tidak mendukung tersebut membuat cabor paralayang mengalami kendala saat menjalani latihan. "Jangankan hujan, angin kencang saja kami tidak bisa latihan," jelasnya kepada Jawa Pos Radar Jember.
Terdapat lima nomor pertandingan yang akan dipertandingkan pada Kejuaraan Paralayang Liga Jatim seri ketiga. Di antaranya ketepatan mendarat perseorangan putra dan putri, ketepatan mendarat beregu putra dan putri, dan ketepatan mendarat beregu campuran. "Namun, itu masih belum final, bisa bertambah," terangnya.
Penting diketahui, cabor paralayang Jember sukses meraih prestasi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2022 yang digelar pada Juni lalu. Yaitu berhasil menyumbangkan medali perak pada nomor pertandingan ketepatan mendarat beregu putri. (mg5/c2/dwi) Editor : Safitri