Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Persiapan Cabor Atletik ke Popda

Safitri • Senin, 17 Oktober 2022 | 19:28 WIB
TEKNIK KHUSUS: Atlet lari yang disiapkan untuk Popda sedang pemusatan latihan di Stadion Jember Sport Garden (JSG).
TEKNIK KHUSUS: Atlet lari yang disiapkan untuk Popda sedang pemusatan latihan di Stadion Jember Sport Garden (JSG).
WIROWONGSO, Radar Jember - Minimnya anggaran untuk perhelatan event Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jatim tahun 2022 membuat cabor atletik merasa terbebani. Sebab, dari awal proses seleksi hingga melakoni pemusatan latihan serba mandiri dan biaya sendiri. Bahkan, ketika latihan, konsumsi hanya berupa air mineral, dan dari biaya sendiri.

BACA JUGA : Daerah Hanya Setor, Penentu Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari Kemenaker

Pelatih Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Jember Wahman Sumanjaya menuturkan, cabor atletik mendapatkan kuota tujuh atlet untuk terjun ke Popda. “Ada yang ikut di tolak peluru, lempar lembing, lempar cakram, dan lari. Dari tujuh atlet tersebut ada yang terjun di dua nomor pertandingan,” tuturnya.

Pada seleksi tahap pertama, cabor atletik sudah mengantongi delapan orang atlet. Saat ini, mereka, sudah menjalani training center (TC). Beberapa hari ke depan, PASI Jember akan melakukan seleksi tahap kedua. “Seleksi cukup ketat, karena pihak Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jember menginginkan atlet yang potensi juara,” jelasnya.

Padahal, pada event Popda sebelumnya, cabor atletik mendapatkan nomor pertandingan secara penuh. Hal ini menjadi dampak positif untuk menambah regenerasi dan penjaringan atlet. “Atlet butuh pengalaman dan rekam prestasi pada setiap kejuaraan,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Kendati demikian, cabor atletik merasa kewalahan untuk melakukan pemusatan latihan. Sebab, para atlet dituntut untuk memiliki performa yang bagus. Tetapi, untuk fasilitas yang diperoleh sangat minim. Setidaknya, atlet mendapatkan fasilitas air minum dan suplemen. “Tanpa suplemen pasti akan berdampak pada kondisi fisik atlet,” ujarnya.

Wahman melanjutkan, secara umum, cabor atletik berbeda dengan cabor yang lain. Olahraga ini kebanyakan hanya diminati oleh atlet menengah ke bawah. Berbeda dengan cabor elite seperti tenis, basket, golf, dan sebagainya. “Saya akui, olahraga atletik itu gampang jenuh,” jelasnya.

Kondisi atlet cabor atletik yang disiapkan untuk Popda tidak hanya soal minimnya konsumsi. Tapi, ada juga yang masih kekurangan soal peralatan. Dia mencontohkan, atlet lari yang sudah lolos seleksi tidak mempunyai sepatu yang memadai. Mereka dipinjamkan sepatu dari beberapa atlet senior yang sebelumnya terjun dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2022, Juni lalu. “Mereka yang hadir latihan itu sepatunya pinjam dari atlet kakak tingkatnya,” terangnya. (mg5/c2/dwi) Editor : Safitri
#Jember #Popda #Porprov