Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Komentator ”Jebret” Radot Valentino Mundur dari Liga 1

Safitri • Senin, 3 Oktober 2022 | 19:43 WIB
Caption: Pembawa acara sekaligus komentator sepak bola Radot Valentino ”Jebret” Simanjutak pada Minggu (2/10) menyatakan mundur sebagai komentator kompetisi Liga 1.
Caption: Pembawa acara sekaligus komentator sepak bola Radot Valentino ”Jebret” Simanjutak pada Minggu (2/10) menyatakan mundur sebagai komentator kompetisi Liga 1.
JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Menyusul tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang, pengumuman disampaikan Radot Valentino melalui pernyataan tertulis dan dia unggah dalam Instagram @radotvalent.

BACA JUGA : Cumi Sambal Gami Disajikan di Atas Cobek Panas, Sambalnya Khas Bontang

Radot mengaku sedih atas peristiwa Kanjuruhan tersebut dan memakan ratusan korban jiwa tersebut. Hal  tersebut membuat dia kehilangan hasrat untuk tetap berpartisipasi dalam Liga 1 2022/2023.

”Saya sebagai bagian insan sepak bola nasional merasa prihatin dan sedih yang mengakibatkan semangat/hasrat untuk berpartisipasi dalam program BRI Liga 1 2022/2023 sudah pada titik terendah dalam karir saya sebagai host dan komentator program sepak bola nasional,” tulis dia.

”Hilangnya semangat tersebut berdampak pada kontribusi saya memberikan hal yang maksimal seperti yang telah saya berikan sebelumnya,” tambah dia. Radot mundur sebagai host dan komentator program BRI Liga 1 2022/2023 terhitung sejak 2 Oktober 2022.

Kericuhan di Stadion Kanjuruhan bermula saat sejumlah suporter tuan rumah merangsek masuk ke lapangan setelah tim kesayangannya kalah 2-3 dari Persebaya Surabaya pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2022/2023, Sabtu (1/10) malam.

Petugas melakukan upaya pencegahan dengan melakukan pengalihan agar para suporter tersebut tidak turun ke lapangan dan mengejar pemain. Namun imbauan tersebut tidak digubris sehingga tim kepolisian pun pada akhirnya meluncurkan tembakan gas air mata.

Berdasar data dari pihak kepolisian, tercatat 125 orang meninggal dunia akibat kerusuhan tersebut. PSSI sudah membentuk tim investigasi peristiwa di Stadion Kanjuruhan yang dipimpin Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.

Tak hanya itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo juga akan mendalami penerapan prosedur tetap terkait penggunaan gas air mata yang dilancarkan anggota Polri untuk membubarkan kericuhan di Stadion Kanjuruhan. (*)

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:instagram@radotvalent

Sumber Berita:jawapos.com

  Editor : Safitri
#Sepak Bola #Tragedi Kanjuruhan