BACA JUGA : Wujudkan Sekolah Tanpa Bullying, Siswa Ikut Perguruan Silat Perlu Didata
Pelatih Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Jember, Achmad Jainuri, menjelaskan, persiapan kali ini untuk melangkah ke Popda Jatim terbilang masih belum maksimal. Sebab, sejauh ini para pengurus dan pelatih masih belum melakoni seleksi. "Masih tahap latihan rutin saja," jelasnya.
Kemudian, saat ini PASI Jember juga belum menambah jadwal latihan sebagai rangkaian persiapan Popda. Sementara, mengingat waktu pelaksanaan Popda tinggal menghitung hari, hanya dilakukan latihan setiap hari Minggu.
Kepada Jawa Pos Radar Jember, Jainuri melanjutkan, cabor atletik mendapatkan kuota sebanyak 15 atlet yang bisa diikutkan pada perlombaan tersebut. Mengingat biaya akomodasi bagi para atlet masih tak kunjung diberikan, maka terpaksa PASI Jember akan melakukan berbagai persiapan seadanya dan mandiri. "Kemungkinan kami terpaksa melakukan seleksi berbayar," jelas Jainuri, yang juga seorang guru olahraga dan pernah menjadi pelatih Persid Jember itu.
Selanjutnya, ada beberapa dampak yang akan diperoleh para atlet ketika keadaan finansial tidak terjamin. Seperti prestasi atlet akan menurun. Perlu diketahui, cabor atletik menjadi cabor yang banyak mempertandingkan nomor kejuaraan. Di antaranya lari, lompat tinggi, tolak peluru, lempar lembing, lempar cakram, dan beberapa nomor kejuaraan lainnya. (mg5/c2/dwi) Editor : Safitri