BACA JUGA : Tangkal Radikalisme, KUA Pronojiwo Lumajang Launching Bimamerdeka
"Indonesia bermain dengan bagus. Kami terus mencoba membuat gol, tetapi Indonesia yang akhirnya bisa menjadi pemenang," kata Aung Zaw usai pertandingan.
Strategi Myanmar bertahan total dan serangan balik, membuat mereka unggul terlebih dahulu pada menit ke-44 lewat gol Nay Min Htet.
Indonesia yang ditangani pelatih Bima Sakti menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas Muhammad Riski Afrisal pada menit ke- 70.
Pertandingan pun tuntas dengan hasil imbang 1-1 selama 120 menit sehingga dilanjutkan ke adu penalti yang dimenangi Indonesia dengan skor 5-4. Saat adu penalti, Myanmar hanya memiliki sembilan pemain fit di lapangan karena tim mereka dilanda cedera. "Kami berusaha menuntaskan laga meski hanya mempunyai sembilan pemain," tutur Aung Zaw.
Aung Zaw berharap Garuda Asia menjuarai Piala AFF U-16 edisi 2022 ini. "Saya berharap Indonesia menjadi juara," katanya.
Indonesia menundukkan Myanmar 5-4 melalui adu penalti dan akan menghadapi Vietnam dalam final di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat esok pukul 20.00 WIB. (*)
Editor : Yerri Arintoko Aji
Foto : ANTARA/Michael Siahaan
Sumber Berita : Antara Editor : Safitri