https://radarjember.jawapos.com/sport/31/07/2022/serunya-sepak-bola-ala-mini-soccer-bebas-aturan/
Dalam permainan ini, pemain tetap harus mengenakan seragam resmi, seperti pemain sungguhan. Sebab, tetap ada pelanggaran penalti dan pelanggaran-pelanggaran lainnya yang disepakati bersama dengan tim lawan.
“Oh iya, tidak ada kartu merah dan kuning,” katanya saat istirahat setelah mengikuti pertandingan melawan anggota Polres Lumajang, beberapa waktu lalu. Menurutnya, sebetulnya ada aturan bermain secara resmi. Sebab, tahun 2016 lalu, olahraga ini sudah berada dalam naungan Federasi Sepak Bola Mini Indonesia (FSMI).
Setahun yang lalu, olahraga ini makin populer di Lumajang. Apalagi sejak Desa Banjarwaru, Kecamatan Lumajang, menyediakan fasilitas lapangan mini soccer, Februari lalu. Hampir setiap hari selalu ramai. Maklum, hanya desa itu yang memiliki satu-satunya venue mini soccer di Lumajang.
“Mau main futsal kalau jatuh ya kebentur semen. Bukan rumput. Tapi, namanya bermain sepak bola, meskipun di lapangan kecil seperti mini soccer ini tetap harus berhati-hati. Karena kalau semangat, bukan hanya bola saja yang ditendang, kaki pemain juga kadang ditendang,” pungkasnya. (son/bud)
Jurnalis: Atieqson Mar Iqbal
Fotografer: Muhammad Sidikin Ali
Editor: Muchammad Ainul Budi Editor : Maulana Ijal