Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jim Irsay, Beli Sabuk Juara Muhammad Ali Rp 92,5 Miliar

Safitri • Selasa, 26 Juli 2022 | 00:15 WIB
Caption Foto : Sabuk juara legenda tinju Muhammad Ali dari kemenangannya pada 1974 atas George Foreman.
Caption Foto : Sabuk juara legenda tinju Muhammad Ali dari kemenangannya pada 1974 atas George Foreman.
Jakarta, RADARJEMBER.ID – Jim Irsay, seorang yang dikenal sebagai kolektor memorabilia, membeli sabuk juara legenda tinju Muhammad Ali seharga 6,18 juta dolar AS atau sekitar Rp92,5 miliar.

BACA JUGA : Dua Pekan Kuasai Box Office Amerika, Thor: Love and Thunder Digeser Nope

Sabuk juara tersebut merupakan kemenangan Muhammad Ali atas George Foreman dalam pertarungan yang dijuluki Rumble in the Jungle pada 1974.

Irsay yang juga pemilik tim football Amerika Indianapolis Colts mengumumkan pembelian tersebut, Minggu, melalui akun Twitter-nya. Dia mengatakan bangga menjadi pemilik sabuk bersejarah dalam tinju dunia World Boxing Council (WBC) itu.

Dia mengisyaratkan barang tersebut mungkin akan ditampilkan dalam pameran koleksinya yang akan diadakan pada Agustus di Chicago serta pada September di Indianapolis.

Dikutip dari AFP, Heritage Auctions mengatakan bahwa angka tersebut merupakan salah satu harga tertinggi yang pernah dibayarkan untuk barang memorabilia olahraga.

"Setelah beberapa jam menyaksikan dua penawar bolak-balik melewati sabuk ini, ini terbukti menjadi pertempuran yang layak untuk Rumble itu sendiri," kata Direktur lelang barang olahraga Heritage Auctions, Chris Ivy, dalam laman resmi perusahaan lelang barang koleksi itu.

"Kami sangat senang dengan potongan sejarah tinju yang luar biasa ini - sejarah olahraga, sejarah budaya - menemukan seorang juru kunci yang luar biasa yang sekarang akan membaginya dengan seluruh dunia," tambahnya.

Ali mengalahkan Foreman yang sebelumnya tak terkalahkan di Kinshasa, Zaire (sekarang Republik Demokratik Kongo) dengan KO ronde kedelapan untuk merebut kembali mahkota kelas berat dunia.

Ali, yang meninggal pada 2016 pada usia 74 tahun itu, mempertahankan mahkota WBC hingga kalah dari Leon Spinks pada 1978. (*)

Editor : Yerri Arintoko Aji

Foto : Heritage Auctions/ha.com

Sumber Berita : Antara Editor : Safitri
#TINJU