Baca Juga : Permintaan Daging Sapi Meningkat, Prediksi Harga Bakal Tembus Rp 130 Ribu
Menurut Kevin Ali Rahmadi, asisten pelatih futsal Porprov Jember, skuadnya sementara ini masih diisi 30 pemain. Nantinya akan ada pencoretan beberapa tahapan. Di turnamen tersebut, skuad Porprov harus mengakui keunggulan tim lokal, Jamaika FC, di partai puncak dengan skor 3-1. “Di turnamen kali ini kami banyak memberikan catatan evaluasi kepada pemain. Sebelum pertandingan final yang digelar malam hari, sore harinya kami sudah berlatih rutin. Mungkin fisik anak-anak sedikit terkuras di laga finalnya,” ungkap Kevin.
Alumnus Fakultas Hukum (FH) Universitas Jember ini menyebut, para pemain mudanya belum menampilkan performa terbaiknya. Padahal mereka sudah berhasil menembus laga final. “Di babak pertama anak-anak telat panas permainannya. Apalagi pemain lawan yang dihadapi adalah pemain-pemain senior lokal Jember,” imbuhnya.
Permasalahan mental menjadi problem tim futsal putra sementara ini. Terlebih ketika lawan yang dihadapinya diisi penggawa senior. “Mental pemain kami masih belum siap ketika bertanding di pertandingan-pertandingan besar dan penting. Ini menjadi evaluasi tersendiri bagi kami sebelum Porprov,” jelas dia.
Sementara itu, tim lawan, Jamaika FC, dihuni sejumlah pemain sepak bola yang sudah malang melintang di dunia persepakbolaan. Sebut saja gelandang Sriwijaya FC, Dwi Andika Cakra Yudha, dan sejumlah pemain Persid Jember seperti Ajudia Eka, Dwika, hingga Jerry Rivan. (bud/c2/dwi)
Editor : Safitri