Agenda seleksi atlet untuk menuju pemusatan latihan daerah (puslatda) atau training center (TC) tersebut sempat berantakan. Sebab, agenda seleksi atlet pertama dijadwalkan pada 26 Juni–8 Agustus sempat ditunda akibat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Bahkan, kala itu, penundaan sampai kapan juga belum ada kepastian. “Sudah bisa dipastikan dan telah koordinasi dengan Dispora, bahwa seleksi pada 21 Agustus,” kata Sutikno, Ketua KONI Jember, kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (9/8).
Sutikno mengimbau agar atlet di setiap cabang olahraga (cabor) menyiapkan diri untuk menyongsong seleksi tersebut. Selain itu, pria asal Ambulu ini menambahkan, pelaksanaan seleksi setiap cabor supaya mengedepankan protokol kesehatan. Apalagi, pemerintah kembali memperpanjang masa PPKM hingga..[klik disini]. Maka dari itu, seluruh lini olahraga diimbau menjaga kesehatan dan menerapkan prokes dalam seleksi.
Menurut dia, bila seleksi atlet Porprov di Jember terus ditunda dan tidak ada kepastian, maka persiapan menuju Porprov terlalu singkat. Apalagi, Jember juga menjadi salah satu tuan rumah event akbar olahraga se-Jatim tersebut. Sementara, terkait persiapan lainnya, pengurus KONI telah menjalani vaksinasi. Dia berencana, setelah selesai, atlet seleksi yang terpilih juga akan divaksin. “Jadi, sebelum masuk TC, atlet ini sudah vaksin,” tuturnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dispora Pemkab Jember M Yusuf menambahkan, jadwal seleksi atlet Porprov adalah 21 Agustus–5 September. “Sudah ada tanggal seleksinya. Tinggal teknisnya saja dan diserahkan ke cabor,” imbuhnya.
Karena PPKM terus berlanjut, bagaimana pelaksanaan seleksi atlet Porprov, apakah ada penundaan lagi? Menurut Yusuf, seleksi atlet Porprov tetap berlangsung dan akan diperketat lagi terkait prokesnya. Apalagi, menurut dia, tidak semua cabor saat seleksi itu mengundang banyak orang. “Contohnya, catur dan bridge akan lebih sedikit orang. Dan perlakuannya jelas berbeda dengan seleksi sepak bola ataupun voli,” ucapnya.
Dia menegaskan, untuk dana seleksi atlet Porprov bukan bersifat hibah. Anggarannya melekat pada Dispora dalam bentuk kegiatan. Karena itu, dana seleksi akan diserap mulai dari sarana prasarana, perlengkapan pertandingan, perangkat pertandingan, wasit, juri, hakim, hingga akomodasi dan konsumsi. Selain itu, juga ada uang saku kepada perangkat pertandingan sebanyak 450 orang.
Reporter : Dwi Siswanto
Fotografer : Dwi Siswanto
Editor : Mahrus Sholih Editor : Ivona