Keran gol pertama diciptakan oleh Sabeq Fahmi di babak awal. Membalikkan badan, Sabeq langsung menendang bola dan merobek jala lawan. Gol kedua dari titik putih pada babak kedua.
Pada pertandingan tersebut, Sabeq harus rela ditarik sebelum babak pertama usai. Pelatih Riono Asnan langsung memasukkan penyerang baru, Zaki dari Kediri dan Alvin Zaki dari Barito Putra.
Sepak bola Persid Jember yang ingin meraih hasil maksimal ternyata juga tidak mudah menjebol tim berkaliber klub internal atau anak-anak kampungan tersebut. Tercatat, Macan Putih juga diperkuat oleh pemain Liga 1, yaitu Rizki Dwi yang kini bermain untuk Arema. Selain Rizki, juga ada Dwika yang dulu pernah membela Persid Jember.
Ketua Pengurus Yayasan dan Manager sepak bola Persid Jember Rezky Pratama mengatakan, hasil tersebut tetap akan ada evaluasi. "Saya bilang tidak puas atau puas. Karena baru dua minggu persiapan menghadapi UIN KHAS, sekarang persiapan lebih lama hasilnya lebih baik," ucapnya.
Rezky menambahkan, ke depan juga akan ada uji coba sepak bola lagi. Kaitannya dengan dua penyerang baru, kata dia, untuk prosesnya memakai seleksi berjalan dan belum tentu apakah nanti dipakai atau tidak.
Sementara itu, Pelatih sepak bola Persid Jember Riono Asnan mengatakan, menarik Sabeq sebelum babak pertama usai bukan karena permainannya tidak bagus. Namun, pihaknya memilih untuk mencoba penyerang baru. Namun, hasil pemain baru tersebut kurang maksimal, khususnya yang dari Kediri. "Untuk yang dari Kediri kurang optimal dan kami lepas. Ada dua peluang, tapi tidak bisa ciptakan gol," ujarnya.
Namun, untuk pemain dari Barito masih dicoba lagi. Sebab, dia belum pernah melakukan latihan bersama. Sementara itu, untuk pemain lainnya sudah cukup bagus. Termasuk pemain gelandang bertahan dari Blitar yang juga baru didatangkan. "Pemain Blitar itu sudah bagus. Sudah paham tentang bagaimana bermain sebagai gelandang bertahan, setelah mengikuti serangkaian latihan," imbuhnya.
Reporter : Dwi Siswanto
Fotografer : Dwi Siswanto
Editor : Mahrus Sholih Editor : Safitri