Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Antisipasi Jelang Pelaksanaan Liga 3

Safitri • Senin, 12 Juli 2021 | 17:30 WIB
IMUNITAS PENTING SEBELUM BERTANDING: Salah satu pemain Persid Jember menjalani tes screening dan antigen sebelum mendapat vaksinasi.
IMUNITAS PENTING SEBELUM BERTANDING: Salah satu pemain Persid Jember menjalani tes screening dan antigen sebelum mendapat vaksinasi.
JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember melalui satgas Covid-19 terus memantapkan diri dalam memberantas Covid-19. Salah satunya dengan mengoptimalkan pelaksanaan vaksinasi.

Jika sebelumnya Jember sempat mengalami kekurangan vaksin, namun kedatangan 26 ribu vaksin, belum lama ini, segera disalurkan untuk masyarakat Jember. Salah satunya vaksinasi untuk para pemain sekaligus pelatih Persid Jember.

Sedikitnya, ada 23 pemain dan empat tim pelatih yang mendapatkan vaksinasi di Pendapa Wahyawibawagraha itu. Sebelum divaksin, mereka harus menjalani test swab lebih dulu. Tujuannya untuk mengetahui kesehatan mereka masing-masing, terbebas dari Covid-19 atau tidak.

Bupati Jember Hendy Siswanto menyampaikan bahwa vaksinasi itu merupakan tahapan persiapan Persid untuk berlaga di Liga 3, yang rencananya dilaksanakan tahun ini. “Selain rutin berlatih, kami juga wajib memastikan para pemain dalam keadaan sehat dengan vaksinasi dan swab sekarang ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia menyilakan seluruh warga Jember untuk melakukan vaksinasi yang tidak berbayar alias gratis. Dia menegaskan, vaksinasi merupakan ikhtiar secara lahiriah supaya tubuh lebih kebal lagi. Hendy meminta seluruh masyarakat Jember untuk melakukan vaksinasi agar terbentuk herd immunity dalam menangkal virus Covid-19.

“Dan, jangan lupa kita juga harus ikhtiar secara ilahiah dengan memperbanyak berdoa, meminta kepada Allah SWT supaya pandemi Covid-19 ini segera dicabut dengan kuasa-Nya. Amin,” pesan Hendy.

Penyerang Persid Jember, Sabeq Fahmi mengaku, setelah vaksin ada efeknya, yaitu mengantuk. “Jadi malas mau ngapa-ngapaiin,” ucapnya. Namun, efek tersebut hanya beberapa saat setelah disuntik.

Dia menjelaskan, dari semua pemain Persid yang divaksin tersebut, tidak semua memiliki gejala seperti dirinya. “Tidak semua, ada yang tidak merasakan apa-apa,” tuturnya. Adanya vaksin tersebut, menurutnya, adalah tindakan yang tepat. Mengingat, dirinya dan rekan-rekan satu tim di Persid persiapan menuju kompetisi Liga 3 tingkat Jawa Timur.

Jurnalis: Isnein Purnomo, Dwi Siswanto
Fotografer: Dwi Siswanto
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Safitri
#persid #Sepak Bola