Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Lima Atlet Jember Masuk Tim PON Jatim

Radar Digital • Kamis, 1 April 2021 | 16:30 WIB
DISKUSI AWAL: Ketua Askab PSSI Jember Sutikno (kanan) bertemu Bupati Jember Hendy Siswanto di ruang kerjanya, belum lama ini. Pertemuan itu salah satunya membahas kiprah atlet bola Jember dan cabor lainnya yang tergabung kontingen PON Jatim.
DISKUSI AWAL: Ketua Askab PSSI Jember Sutikno (kanan) bertemu Bupati Jember Hendy Siswanto di ruang kerjanya, belum lama ini. Pertemuan itu salah satunya membahas kiprah atlet bola Jember dan cabor lainnya yang tergabung kontingen PON Jatim.
JEMBER, RADARJEMBER.ID – Prestasi olahraga atlet Jember hingga masuk kontingen Jatim di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 di Papua, membuat Bupati Jember Hendy Siswanto ingin berjumpa dengan mereka. Tercatat ada tiga pesepak bola dari Jember yang masuk tim PON Jatim. Selain itu, ada dua atlet lagi, masing-masing dari silat dan muay thai.

Keinginan bupati bertemu dengan atlet yang membawa nama Jatim ke PON tersebut terlontar saat pertemuan dengan Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Jember, belum lama ini. Usai acara musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) di Aula PB Sudirman, Hendy mulai berdiskusi dengan Sutikno, Ketua Askab PSSI Jember, terkait sepak bola.

Dari bincang-bincang tentang dunia olahraga tersebut, bupati akhirnya juga mengetahui ada atlet dari Jember yang bakal memperkuat kontingen Jatim ke PON di Papua tahun ini. “Dalam pertemuan itu, bupati ingin menyampaikan pesan semangat dan nasihat ke mereka (atlet PON Jatim, Red),” tuturnya.

Dari pesepak bola Jember sendiri ada tiga nama yang masuk. Yaitu Faisol Yunus, Indra Lesmana, dan Idris. Sutikno mengatakan, bupati juga ingin membuka pertemuan dengan semua atlet dari berbagai cabang olahraga (cabor) yang masuk PON Jatim. “Silakan cabor bila ada atletnya dari Jember yang masuk PON Jatim untuk menginformasikan,” tuturnya.

Pria asal Ambulu itu mengungkapkan, bila ada cabor lain yang atletnya masuk PON Jatim, juga tidak harus dirinya sebagai jembatan bertemu dengan Bupati Jember. Namun, juga bisa lewat Tim 9 Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Muskorkablub) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember. Sebab, Tim 9 juga berasal dari berbagai cabor yang mewakili.

Sementara itu, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jember Agus Supa'at menuturkan, sepengetahuannya juga ada dua nama lagi dari Jember yang masuk PON Jatim. Yaitu dari cabang olahraga beladiri. “Haikal Aziz dari silat dan Abdulrohman dari muay thai,” tuturnya.

Catatan Jawa Pos Radar Jember, Muhammad Haikal Aziz Raharjo, atlet silat Jember itu, sebelumnya sukses di kejuaraan nasional (kejurnas) yang digelar di Jakarta pada 12-17 November 2019 lalu. Dia bermain di kategori tarung bebas kelas E dengan berat badan 65-70 kg. Haikal sukses memenangi tiga pertandingan sekaligus. Dalam partai puncak, Haikal juga berhasil mengalahkan lawannya, atlet asal Sumatera Selatan.

Pencapaian ini menjadi raihan apik cabor silat Jember. Sebab, terakhir kali atlet pencak silat Jember bertanding dalam gelaran PON 2004 silam. Yakni Imam Solihin dan Devi Rizki.

Sementara itu, Abdulrahman adalah atlet silat Jember yang berasal dari Desa Curahmalang, Kecamatan Rambipuji. Dia tidak hanya latihan muay thai, tapi juga pernah bergelut di silat hingga tinju. Sementara, dari sepak bola sendiri, Moh Idris (stopper), Indra Lesmana (stopper), dan M Faisol Yunus (striker). Mereka adalah menjadi bagian skuad PON Jatim pada 2019, ketika bermain untuk Semeru FC di Liga III Nasional.

 

 

 

 

Jurnalis : Dwi Siswanto
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Mahrus Sholih

  Editor : Radar Digital
#sport #PON