Sekretaris Forki Jember Ikhwan Hadi Ismail mengatakan, hingga saat ini Forki belum melakukan muskab. Sebenarnya, berakhirnya kepengurusan adalah Mei 2020 lalu. Dia pun mengaku, nama ayah Tiara Idol diagenda masuk bursa Ketua Umum Forki Jember menggantikan Arum Sabil yang sudah dua periode menjabat.
Walau ada nama Dedy, Ikhwan mengaku, pihaknya sedikit kecewa dengan ketua harian Forki lantaran Muskab tidak kunjung dilaksanakan. Alasannya justru sibuk dengan agenda yang lain. Menurutnya, jumlah perguruan di Forki Jember itu ada tujuh, tapi hanya enam yang aktif. Di antaranya Inkai, Inkanas, Lemkari, Shindoka, dan Aski.
Justru, Ikhwan menguraikan, sekarang perguruan Forki Jember banyak membahas tentang posisi Djatmiko saat hadir di salah satu rumah makan di Mangli, pekan kemarin. Pertemuan itu membahas isu rekonstruksi di tubuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember. Sebab, menurut dia, Djatmiko sebagai ketua harian Forki Jember datang ke rumah makan itu atas nama pegiat olahraga.
Sementara itu, kepada Jawa Pos Radar Jember, Djatmiko mengatakan, saat datang ke rumah makan tersebut, dirinya bukan mengatasnamakan dari Forki, melainkan pegiat olahraga karate. Pria yang juga sebagai Ketua Inkai Jember ini menambahkan, ada kesalahpahaman awak media pada posisi dirinya saat diwawancarai.
Kaitannya dengan Muskab Forki, dia menyerahkan seluruhnya ke kepengurusan. Artinya, dia juga siap tidak menjabat di pengurusan Forki, termasuk menjadi ketua harian Forki Jember seperti sekarang untuk periode mendatang. “Saya ini sudah tua, tidak butuh jabatan juga. Terpenting, sebagai karateka bisa tetap latihan,” jelasnya.
Dia mengakui, kepengurusan Forki Jember sejatinya berakhir pada 2020 lalu. Karena pandemi, maka molornya muskab itu juga dimaklumi. “Apalagi juga tidak ada kompetisi dan tidak ada kucuran dana dari KONI Jember,” ucapnya.
Prinsipnya, dia menambahkan, dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Forki Jatim, ada pemakluman dan bagi daerah diberi kelonggaran untuk memperpanjang masa kepengurusannya lantaran pandemi. “Jadi, tidak hanya Jember yang molor muskabnya,” paparnya.
Forki Jember sendiri tidak mengajukan perpanjangan ke Forki Jatim. Sebab, dari pengurus Forki Jember lebih baik langsung muskab saja ketimbang perpanjangan. “Kata anak-anak itu tanggung waktunya. Sehingga tidak mengajukan perpanjangan,” terangnya.
Kepada Jawa Pos Radar Jember, Deddy Nugroho mengaku, memang ada rencana dirinya diajukan sebagai Ketua Forki Jember pada muskab nanti. “Diajukan teman-teman karate,” terangnya.
Dia sendiri juga menyanggupi bila karateka Jember setuju dirinya diberi amanah menjadi Ketua Umum Forki ke depan. “Agenda pertama itu akhir Maret muskab. Namun, menunggu juga kesediaan Ketum Forki Arum Sabil. Mungkin bisa saja April, karena mencari waktu yang tepat,” pungkasnya.
Jurnalis : Dwi Siswanto
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Mahrus Sholih Editor : Radar Digital