Polije Gelar Pelatihan SMK Go Global Batch 3 Bidang Sawit

Linda Harsanti • Dipublikasikan Jumat, 30 Oktober 2026 | 12:19 WIB
Program SMK Go Global diharapkan terus berlanjut untuk mendukung target pemerintah menyiapkan 500 ribu pekerja migran Indonesia hingga akhir 2029
Program SMK Go Global diharapkan terus berlanjut untuk mendukung target pemerintah menyiapkan 500 ribu pekerja migran Indonesia hingga akhir 2029

 

RADAR JEMBER, JEMBER – Politeknik Negeri Jember (Polije) kembali mendukung program SMK Go Global melalui pelatihan calon pekerja migran Indonesia. Pada Batch 3 Tahun 2026, sebanyak 42 peserta mengikuti pelatihan plantation worker bidang perkebunan kelapa sawit.

Kegiatan tersebut dibuka di Polije pada Jumat (30/10/2026). Peserta menjalani pelatihan selama 14 hari dan mengikuti satu hari sertifikasi kompetensi. Program ini membekali calon pekerja migran dengan keterampilan sesuai kebutuhan pasar kerja luar negeri.

Koordinator P4MI Banyuwangi BP3MI Jawa Timur, Panji Tri Nugroho, menjelaskan bahwa program SMK Go Global menyediakan pelatihan dan sertifikasi kompetensi secara gratis bagi calon pekerja migran Indonesia.

“Program SMK Go Global memberikan kesempatan kepada calon pekerja migran untuk memperoleh pelatihan dan sertifikasi kompetensi secara gratis. Materi pelatihan kami sesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja luar negeri agar peserta memiliki bekal keterampilan sebelum bekerja,” jelas Panji.

Ia menambahkan, pelatihan tersebut menjadi salah satu upaya mempersiapkan tenaga kerja Indonesia agar mampu memenuhi kebutuhan industri di negara tujuan.

Ketua Tim Task Force SMK Go Global Polije, Dr. Dhanang Eka Putra, S.P., M.Sc., menyampaikan bahwa KP2MI mempercayakan Polije untuk menyelenggarakan sembilan bidang pelatihan calon pekerja migran Indonesia.

“Polije mendapat kepercayaan dari KP2MI untuk menyelenggarakan sembilan bidang pelatihan, termasuk perkebunan kelapa sawit dan barista. Kami berharap program ini terus berlanjut sehingga semakin banyak calon pekerja migran yang memperoleh kesempatan meningkatkan kompetensinya,” ujar Dhanang.

Untuk menunjang pelatihan, Polije menyediakan fasilitas kebun sawit, laboratorium lapang, dan peralatan praktik. Peserta dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk mengenal lingkungan kerja sekaligus mengasah keterampilan secara langsung.

Melalui pelatihan Batch 3 ini, Polije turut memperkuat penyiapan sumber daya manusia yang kompeten
Melalui pelatihan Batch 3 ini, Polije turut memperkuat penyiapan sumber daya manusia yang kompeten

 

Dhanang menegaskan bahwa kesiapan fasilitas menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan pelatihan berbasis praktik.

“Kami menyiapkan kebun sawit, laboratorium lapang, dan peralatan praktik agar peserta mendapatkan pengalaman belajar yang sesuai dengan bidang pekerjaan. Dengan demikian, mereka tidak hanya memahami materi, tetapi juga memiliki keterampilan yang dibutuhkan,” tambahnya.

Program SMK Go Global diharapkan terus berlanjut untuk mendukung target pemerintah menyiapkan 500 ribu pekerja migran Indonesia hingga akhir 2029.

Melalui pelatihan Batch 3 ini, Polije turut memperkuat penyiapan sumber daya manusia yang kompeten. Peserta diharapkan dapat memanfaatkan pelatihan dan sertifikasi sebagai bekal untuk memasuki pasar kerja internasional

Editor : Linda Harsanti
pelatihan Politeknik Negeri Jember Polije sawit