Radar Jember – Sebanyak 206 mahasiswa Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember unjuk kemampuan dalam Festival Olahraga, Seni, dan Karya Mahasiswa (FOSKMA) 2026.
Berlangsung selama dua hari, 14 hingga 15 Oktober, ajang ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi sekaligus menguji kemampuan melalui sepuluh cabang lomba.
Pembukaan FOSKMA berlangsung meriah di halaman depan Laboratorium Entrepreneurship Fakultas Dakwah. Dekan Fakultas Dakwah Prof Fawaizul Umam membuka kegiatan dengan melepas balon ke udara.
Baca Juga: Mourinho: AS Roma Tim Terkuat di Serie A, Suporter Mereka Ikut Bermain di Olimpico
Semburan asap warna-warni turut menyemarakkan dimulainya kompetisi yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai program studi tersebut.
FOSKMA tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua setelah pertama kali digelar pada 2025. Sepuluh cabang yang diperlombakan meliputi da’i-da’iyah, mini soccer, film pendek, bulu tangkis, tenis meja, kaligrafi, Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), e-sport Mobile Legends, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), dan pop solo Islami.
Prof Fawaizul Umam menegaskan, kompetisi tersebut tidak sekadar menjadi tempat menyalurkan kegemaran mahasiswa.
Baca Juga: Pelatih Newcastle Ungkap Alasan Lepas Nick Woltemade ke Juventus
Lebih dari itu, FOSKMA menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa minat yang dimiliki dapat berkembang menjadi bakat dan kemampuan yang layak diperhitungkan.
“FOSKMA ini akan membuktikan bahwa kalian bukan hanya memiliki minat, tetapi juga memiliki bakat,” ujarnya.
Menurut Fawaiz, bakat perlu diasah melalui latihan, kedisiplinan, dan keberanian untuk tampil dalam kompetisi.
Karena itu, mahasiswa diharapkan tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menjadikan setiap perlombaan sebagai sarana mengukur kemampuan dan memperbaiki kekurangan.
Proses tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan menghadapi persaingan di jenjang yang lebih tinggi.
“Kami mendorong mahasiswa menjadikan FOSKMA sebagai pijakan awal untuk mengikuti kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi. Baik tingkat universitas, regional, nasional, maupun internasional,” tambahnya.
Mahasiswa yang menunjukkan potensi dan memenuhi ketentuan juga berpeluang memperoleh dukungan universitas untuk mengikuti perlombaan lanjutan.
Ragam cabang yang dipertandingkan menunjukkan bahwa potensi mahasiswa Fakultas Dakwah tidak terbatas pada kemampuan akademik.
Olahraga mengajarkan sportivitas dan kerjasama, sementara seni menjadi ruang untuk mengekspresikan kreativitas.
Adapun bidang dakwah dan karya ilmiah mendorong mahasiswa mengasah keterampilan komunikasi, penguasaan materi, serta kemampuan menyampaikan gagasan secara terstruktur.
Peserta FOSKMA 2026 berasal dari lima program studi, yakni Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), Manajemen Dakwah (MD), Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), dan Psikologi Islam (PI).
Melalui ajang ini, Dekan Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember berharap mahasiswa semakin percaya diri mengembangkan potensi, mempertebal minat, dan mengasah bakat agar mampu melahirkan prestasi di tingkat yang lebih luas. (dhi)
Editor : M ADHI SURYA