Radar Jember – Sebanyak 300 lulusan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember mengikuti prosesi wisuda, Selasa (13/10).
Dari ratusan lulusan tersebut, dua wisudawan meraih predikat terbaik dengan IPK tinggi. Sementara itu, sembilan lulusan lainnya tercatat sebagai penghafal Al quran.
Wisuda Program Sarjana ke-80 dan Program Magister ke-61 tersebut berlangsung di Gedung Kuliah Terpadu (GKT) lantai 3 UIN KHAS Jember.
Baca Juga: Delapan Guru Besar Lolos Administrasi Bakal Calon Rektor UIN KHAS Jember 2026-2030
Total lulusan terdiri atas 265 sarjana (S1) dan 35 magister (S2). Kelulusan ini menjadi langkah awal bagi para alumni untuk memasuki dunia kerja, mengembangkan kompetensi, maupun melanjutkan pendidikan.
Pada jenjang sarjana, Annisa’ul Khoiriyah dari Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini meraih predikat wisudawan terbaik dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,96.
Dia menyelesaikan studi selama 3 tahun 7 bulan dan dinyatakan lulus pada 6 April 2026.
Baca Juga: Bukan Voting Senat, Panitia Pastikan Penentuan Akhir Rektor UIN KHAS Jember Hak Prerogatif Menag
Adapun lulusan terbaik magister diraih Lailatul Rohmah dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab dengan IPK sempurna 4,00 setelah menempuh studi selama 1 tahun 10 bulan.
Selain capaian akademik, sembilan wisudawan penghafal Alquran turut mewarnai prosesi tersebut.
Lima diantaranya berasal dari Program Studi Ilmu Alquran dan Tafsir, yakni Robi’atul Adawiyah, Allivia Mumtaza Valachi Nur, Fitriani Kamila Putri, Ahmad Fiqih Khamdani, dan Rizal Annas Taufiki.
Empat lainnya berasal dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab dan Tadris Bahasa Inggris, yaitu Ahmad Fauzi, Alia Sofiana Ifadatul Husna, Athiyyah Amaliana Zakiyya, serta Sabilana Alhaq.
Capaian para lulusan tersebut melengkapi beragam prestasi yang diraih dalam wisuda kali ini.
Plt Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., berpesan agar para lulusan tidak terpaku pada satu pilihan pekerjaan.
“Jangan ragu mencari pekerjaan di mana pun, selama pekerjaan itu halal,” pesannya.
Dia berharap para alumni mampu memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk membangun kemandirian sekaligus membahagiakan orang tua yang telah mendukung pendidikan mereka.
Baca Juga: Rektor UINSA Dilantik, Beredar Surat Panggilan Pemeriksaan Dugaan Kasus Suap Kopertais Wilayah IV
Prof Sahiron juga menekankan pentingnya penguasaan bahasa asing sebagai bekal menghadapi persaingan setelah lulus kuliah. Kemampuan tersebut dapat membuka peluang untuk melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa.
“Tingkatkan kemampuan berbahasa asing secara komunikatif, karena itu bisa menjadi bekal untuk melanjutkan studi ke jenjang S2 melalui peluang beasiswa,” ujarnya.
Dia juga mengajak para wisudawan bangga menjadi bagian dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
Menurutnya, kelulusan bukanlah akhir proses belajar, melainkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dan membuktikan kompetensi di bidang masing-masing.
Para alumni diharapkan mampu menjaga nama baik almamater melalui prestasi dan kontribusi nyata di tengah masyarakat. (ika/dhi)
Editor : M ADHI SURYA