Radar Jember - Deretan prestasi kembali ditorehkan SMKN 5 Jember (Kaliber). Terbaru, tiga siswanya berhasil membawa pulang prestasi dari Japan Edu Culture Competition 1 (JECC 1) Tahun 2026 yang digelar MGMP Bahasa Jepang SMK Provinsi Jawa Timur di SMK Antartika 2 Sidoarjo, Sabtu (3/10).
Prestasi tersebut datang dari dua kategori lomba yang berbeda. Dania Sagita Ahmad, siswi kelas XII TKJ 1, berhasil meraih Juara 1 Nihongo Champion, sementara Reina Zea Puspita S. dari kelas XI PMT meraih Juara 2 pada kategori yang sama.
Sedangkan Nur Afni Indah Ahadia dari kelas XII AHP 2 meraih Juara Harapan 2 dalam lomba Shodou atau kaligrafi Jepang.
Baca Juga: Hindari Jalan Berlubang di Ajung Jember, Pemotor Tertabrak Mobil Hingga Dilarikan ke RS
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa kemampuan siswa SMKN 5 Jember tidak hanya berkembang di bidang akademik maupun kejuruan, tetapi juga pada kompetensi bahasa dan budaya asing.
Apalagi, proses persiapan dan pendampingan dilakukan secara langsung oleh guru pembimbing, Sensei Achmad Syaiful. Sehingga kemampuan mereka terus diasah sebelum berhadapan dengan peserta dari berbagai sekolah di Jawa Timur.
Kepala SMKN 5 Jember Nanda Wiratama Miftakhul Fauzi SPd MPd, mengatakan prestasi tersebut menjadi bagian dari proses sekolah dalam memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki.
Menurutnya, kesempatan mengikuti kompetisi juga penting agar siswa terbiasa menguji kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman berharga di luar lingkungan sekolah.
“Kami tentu bersyukur atas capaian anak-anak, karena prestasi ini menunjukkan bahwa siswa SMKN 5 Jember mampu bersaing dan terus berkembang di berbagai bidang, termasuk bahasa dan budaya” ujarnya.
Baca Juga: Demi Perluas Pasar Batik Jember, Industri Kreatif Perlu Inovasi Desain Modern ala Anak Muda
JECC 1 Tahun 2026 diikuti sekitar 250 siswa yang mewakili 50 sekolah SMK negeri maupun swasta dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Ajang tersebut juga dihadiri Konsul Bidang Informasi, Pendidikan dan Kebudayaan Perwakilan Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya Morohira Kaori, serta sejumlah Nihongo Partner yang selama ini tersebar di sekolah-sekolah di Jawa Timur.
Nanda menambahkan, keikutsertaan siswa Kaliber dalam ajang tersebut bukan sekadar mengejar piala, tetapi juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengenal lebih jauh bahasa dan budaya Jepang dalam suasana kompetisi.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi pemantik bagi siswa lain untuk berani mengikuti berbagai kompetisi.
"Kami terus menjaga tradisi prestasi. Tentunya kami targetkan prestasi ini terus berlanjut dan menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk berani mencoba, berproses, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” pungkas Nanda. (kin/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh