Radar Jember - Bupati Jember Muhammad Fawait merespons lonjakan jumlah pasien yang mendatangi sejumlah rumah sakit milik daerah dan puskesmas dalam beberapa hari terakhir.
Lonjakan ini mencakup pasien rawat jalan maupun rawat inap, dengan tren peningkatan signifikan pada anak-anak.
"Saya mendapatkan laporan bahwa dalam beberapa hari terakhir terjadi lonjakan pasien di sejumlah rumah sakit milik daerah, termasuk peningkatan pasien anak-anak," kata Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu, dalam keterangan terbukanya, Jumat, (2/10).
Gus Fawait meminta masyarakat tak menunda pengobatan jika kondisi fisik mulai menurun.
Menurut dia, seluruh warga yang mengantongi KTP Jember dapat mengakses fasilitas kesehatan secara gratis melalui program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas.
Baca Juga: Proyeksi RAPBD 2027 Rp 5,5 T, Gus Fawait Garansi TPP PNS dan Kontrak PPPK Aman
"Layanan kesehatan kita telah ter-cover UHC. Kalau sakit, warga ber-KTP Jember bisa berobat gratis di seluruh puskesmas dan rumah sakit di Indonesia," katanya.
Terkait maraknya pasien dari kelompok usia anak-anak, ia mengimbau para orang tua untuk lebih protektif. Jika anak menunjukkan gejala penyakit seperti flu, ia meminta agar anak mengenakan masker dan mengistirahatkan mereka dari aktivitas sekolah.
"Jangan dipaksakan masuk sekolah. Silakan berkoordinasi dan meminta izin kepada sekolah agar sementara belajar dari rumah," pintanya.
Ia mengingatkan masyarakat untuk memperketat kebersihan diri, menjaga pola istirahat, dan tak ragu mendatangi fasilitas medis terdekat sebelum kondisi penyakit memberat.
"Kesehatan panjenengan dan keluarga adalah yang utama. Mari saling menjaga, menjaga kebersihan, cukup istirahat, dan segera mencari pertolongan medis apabila kondisi kesehatan mulai menurun," tutur Gus Fawait. (mau/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh