Radar Jember - Pemkab Jember terus memperkuat kemitraan strategis sebagai upaya penanganan kemiskinan dengan penguatan basis data dan ekspansi ekonomi lokal.
Dalam pertemuan resmi di kantor Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Jakarta, (23/9), Pemkab Jember memaparkan percepatan pembangunan daerah yang bertumpu pada validasi penerima bansos hingga hilirisasi komoditas lokal.
Rombongan Pemkab Jember yang dipimpin Bupati Muhammad Fawait diterima langsung oleh Wakil Kepala BP Taskin Iwan Sumule, Deputi Bidang Percepatan Fasilitasi dan Perlindungan Kesejahteraan, Zaidirina, serta Deputi Bidang Percepatan Pemberdayaan Kapasitas, Novrizal Tahar.
Dalam keterangan resminya, Bupati Gus Fawait menegaskan bahwa akurasi data menjadi benteng utama agar program jaminan sosial tidak salah sasaran.
Fokus utama verifikasi dan validasi (verval) data daerah diarahkan pada ketepatan penerima bantuan sosial serta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN).
Baca Juga: Jember Dapat Kucuran Rp 62,5 Miliar untuk Jalan, Gus Fawait Minta Jalan Provinsi Segera Ditangani
"Verifikasi dan validasi data terus diperkuat agar bantuan sosial dan perlindungan, termasuk PBI JKN, semakin tepat sasaran," katanya, (23/9).
Lebih jauh, Gus Fawait juga membeberkan rencana Pemkab Jember menyusun skema pembiayaan investasi untuk periode 2027–2030.
Dana hasil pembiayaan ini bakal dikucurkan secara masif untuk perbaikan jalan desa, perluasan Penerangan Jalan Umum (PJU), hingga modernisasi fasilitas kesehatan publik.
Sehingga pembangunan dapat dipercepat sekaligus memastikan kewajiban pembiayaan selesai pada akhir 2030.
Wakil Kepala BP Taskin Iwan Sumule menilai langkah ini penting agar intervensi kemiskinan tidak sekadar mengandalkan hibah atau bansos, tetapi menciptakan peluang usaha mandiri bagi warga.
Namun ia juga berpendapat bahwa lompatan pembangunan Jember butuh modal besar.
"Penguatan data, perluasan akses layanan, dan optimalisasi potensi ekonomi daerah diharapkan dapat berjalan beriringan untuk membuka lebih banyak ruang bagi masyarakat Jember untuk tumbuh, berkembang, dan semakin mandiri," kata Iwan, dalam keterangan resminya, rabu (23/9) lalu. (mau/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh