Dari Teori ke Praktik, Peserta PKM-TEFA POLIJE Simulasikan Produksi Susu Pasteurisasi di TEFA UHT

Alvioniza • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 15:36 WIB
Dari Teori ke Praktik, Peserta PKM-TEFA POLIJE Simulasikan Produksi Susu Pasteurisasi di TEFA UHT
Dari Teori ke Praktik, Peserta PKM-TEFA POLIJE Simulasikan Produksi Susu Pasteurisasi di TEFA UHT

 

RADARJEMBER – Upaya Politeknik Negeri Jember (POLIJE) dalam meningkatkan keterampilan masyarakat di bidang pengolahan pangan dilanjutkan melalui kegiatan praktik di Teaching Factory (TEFA) UHT POLIJE. Kegiatan ini merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) skema PKM-TEFA yang didanai melalui PNBP Politeknik Negeri Jember, dengan tema “Diseminasi Produk Susu Pasteurisasi Tefa UHT POLIJE untuk Peningkatan Keterampilan dan Persuasi Usaha Rintisan Masyarakat Kabupaten Jember.”

Setelah memperoleh pengenalan mengenai profil dan potensi TEFA UHT POLIJE, peserta diajak melihat secara langsung fasilitas pengolahan serta mengikuti simulasi pembuatan produk susu pasteurisasi. Kegiatan praktik dilaksanakan dengan memperhatikan tahapan pengolahan pangan yang baik, mulai dari persiapan bahan, proses pengolahan, hingga penanganan produk.

Suasana praktik berlangsung antusias. Peserta tidak hanya melihat proses produksi, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat teknologi dan peralatan yang digunakan dalam proses pengolahan susu di TEFA UHT POLIJE.

Bagi peserta yang berasal dari kalangan pelaku usaha pangan, pengalaman tersebut menjadi bagian penting untuk memahami bagaimana teknologi pengolahan dapat diterapkan dalam pengembangan produk usaha rintisan.

Salah satu peserta, Bu Evi, yang merupakan pelaku UMKM produk pangan, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan yang mempertemukan pelaku usaha dengan fasilitas pendidikan vokasi seperti TEFA UHT POLIJE memberikan peluang yang menarik untuk pengembangan usaha.

“Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan seperti ini. Banyak hal yang bisa dipelajari, terutama terkait proses pengolahan dan pengembangan produk. Kami juga siap untuk mendukung dan membuka peluang kerja sama dengan POLIJE ke depannya,” ungkap Bu Evi.

Sementara itu, Ketua Tim PkM Rizki Amalia Nurfitriani, S.Pt., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan praktik tersebut merupakan bagian dari upaya membawa konsep pendidikan vokasi lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pelatihan saja. Setelah peserta mengenal TEFA dan mengikuti praktik, kami ingin ada keberlanjutan berupa komunikasi, pendampingan, maupun peluang kerja sama. Dengan demikian, TEFA UHT POLIJE dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Jember,” ujar Rizki.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim PkM yang terdiri atas Rizki Amalia Nurfitriani, S.Pt., M.Si. selaku ketua, bersama anggota Dyah Laksito Rukmi, S.Pt., M.Si.; Siti Diah Ayu Febriani, S.Si., M.Si.; Hutama Puranto Aji, S.Pt., M.Pt.; dan Michael Joko Wibowo, S.T., M.T.

Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan mahasiswa, yakni Aina Syifa Putri Sugiati, Fahrul Gunawan, dan Yossia Septiana Christandy, yang turut mendukung proses pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Melalui kegiatan ini, POLIJE kembali menegaskan peran TEFA sebagai bagian dari ekosistem pendidikan vokasi yang mampu menghubungkan pembelajaran, teknologi, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan usaha.

Diharapkan, kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal bagi terbentuknya kolaborasi berkelanjutan antara TEFA UHT POLIJE, masyarakat, dan pelaku UMKM dalam pengembangan produk pangan berbasis susu di Kabupaten Jember.

Editor : Alvioniza
pengabdian kepada masyarakat Jember susu Polije