RADAR JEMBER - Desa Wisata Adat Kemiren memiliki potensi budaya dan produk lokal yang kuat, namun belum terkonversi optimal menjadi nilai ekonomi masyarakat akibat kurang optimalnya visual branding dan belum terstandartnya kemasan produk. Program Pengabdian kepada Masyarakat Dosen Universitas Jember ini bermitra dengan Pokdarwis Kencana untuk memperkuat daya saing UMKM melalui pendampingan inovasi kemasan aman pangan, pengembangan identitas visual dan narasi merek berbasis budaya Osing, serta peningkatan kapasitas pemasaran digital berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memperoleh sumber dana dari BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan inovasi, pendampingan, dan evaluasi keberlanjutan. Inovasi utama berupa sistem Smart Packaging & Branding yang mengintegrasikan kemasan food-grade, desain visual bermuatan kearifan lokal, dan QR Code sebagai media storytelling digital. Program ini mendukung pencapaian SDGs Tujuan 8 yaitu pekerjaan layakdan pertumbuhan ekonomi, tujuan SDGs 12 yaitu konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.
Tim pengabdian berasal dari Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember (UNEJ) yang diketuai oleh Putri Wulandari, S.Pd., M.Pd dua orang anggota yaitu Sela Rachmawati, S.Pd., M.Pd; dan Chamelia Putri S.Pd., M.E. Selain itu kegiatan ini melibatkan dua orang mahasiswa angkatan tahun 2023 Muhamad Bagus Firmansyah dan Zuliana Artika Dewi. Kegiatan pengabdian dilakukan di Desa Adat Kemiren Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Ketua pengabdian menyampaikan bahwa “Produk lokal Desa Kemiren memiliki potensi yang luar biasa dan seharusnya bisa menjangkau pasar yang lebih luas untuk meningkatkan taraf hidup pelaku usaha di desa ini”
Kegiatan Pengabdian dilaksanakan selama dua hari, pada Kamis 2 Juli hingga Jumat 3 Juli 2026 di aula rumah adat Desa Kemiren. Kegiatan pendampingan menggandeng Dinas Koperasi Usaha Mikro & Perdagangan Kabupaten Banyuwangi. Dihadiri oleh 35 peserta yang berasal dari 12 UMKM di Desa Adat Kemiren yang memiliki ragam produk mulai dari batik, tanaman hias, kopi, jajanan tradisional hingga masakan khas suku Osing. Hari pertama kegiatan pendampingan berfokus pada pendampingan pembuatan visual branding berbasis budaya Osing, desain logo dan pembuatan QR Code yang berisi cerita menarik sejarah terciptanya produk serta pengenalan strategi pemasaran digital dan strategi efisiensi pengemasan berkelanjutan. Kegiatan pendampingan di kemas sangat menarik dan praktik langsung, sehingga peserta dengan antusias mengurus produk mereka untuk memiliki logo, merk dan identitas yang menarik dan terstandart.
Kegiatan pendampingan dihari ke dua menciptakan desain kemasan aman pangan dan berkelanjutan untuk produk yang dimiliki peserta, kegiatan ini langsung didampingi oleh Pusat Layanan Kemasan Banyuwangi Bapak Krisman Hidayat. Melalui kegiatan ini peserta memahami tentang mengapa kemasan itu penting?, branding packaging, unsur branding yang harus ada pada kemasan, informasi apa saja yang harus ada pada kemasan, prinsip desain kemasan yang efektif, informasi yang wajid ada pada kemasan. Diakhir kegiatan setiap peserta diberikan kesempatan untuk mendesain kemasan produk yang mereka miliki, peserta langsung berkonsultasi kepada tim terkait material kemasan yang digunakan, pengurusan informasi yang harus ada di dalam kemasan seperti nomor PIRT, sertifikat halal dan pengurusan NIB.
Kegiatan ditutup dengan pengisian lembar post test, dimana sebelumnya peserta telah mengisi lembar pre test pada kegiatan hari pertama. Berdasarkan hasil kegiatan pre tes dan post tes, ketua pengabdian mengungkapkan bahwa "Hasil evaluasi menunjukkan dampak signifikan dari program pengabdian ini. Berdasarkan data evaluasi kegiatan, tingkat pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM Desa Kemiren melonjak drastis dengan rata-rata skor 94,67 bahkan terdapat 18 peserta yang mendapatkan nilai sempurna pada post test”. Tidak berhenti disini saja, tim pengabdian berlanjut pada penyusunan standar visual kawasan untuk desa Adat Kemiren dan mengembagkan sistem kurasi untuk memastikan bahwa produk UMKM Desa Kemiren telah berhasil terstandart dan menjangkau pasar yang lebih luas
Editor : M. Ainul Budi