RADAR JEMBER - Sektor kuliner tradisional perdesaan di Kabupaten Jember mendapat sentuhan teknologi dari perguruan tinggi.
Tim dosen dan mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Widya Gama Lumajang meraih hibah pengabdian masyarakat berjudul “Fowl Plucker: Inovasi Teknologi Tepat Guna berbasis IoT untuk Otomasi Pencabutan Bulu Ayam pada Warung DheMi” di Desa Cakru, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember.
Program ini didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Ditjen Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui skema Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP) Tahun Pendanaan 2026.
Warung DheMi yang dikelola Ibu Suparmi dikenal dengan Ayam Ingkung dan Ayam Panggang berbumbu rempah alami.
Namun, proses produksi masih manual, jangkauan pasar terbatas, dan pemanggangan tradisional menimbulkan paparan asap bagi pekerja.
Tim yang dipimpin Yulian Ade Chandra, S.E., M.M., bersama Dr. Retno Cahyaningati, S.E., M.Akun., Kartika Ayu Kinanti, S.E., M.M., serta mahasiswa Dewi Citra Hadi Wardana dan Maulana Dynakbar memberikan solusi dari hulu hingga hilir.
Inovasi utama berupa Fowl Plucker berbasis Internet of Things (IoT) mampu memangkas waktu pembersihan ayam dari sekitar 20 menit menjadi kurang dari 3 menit per ekor.
“Integrasi kontrol suhu berbasis IoT meningkatkan efisiensi persiapan bahan baku dan membantu menjaga kualitas produk,” jelas Yulian.
Tim juga memfasilitasi Pressure Cooker 20 liter dan Mesin Pemanggang Rotary yang ergonomis.
Selain itu, mitra mendapat pelatihan perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP), pemisahan keuangan usaha dan pribadi, serta pendampingan branding dan digital marketing untuk memperluas pasar, memperkuat identitas usaha, dan meningkatkan daya saing Warung DheMi.( *)
Editor : Adeapryanis