RADAR JEMBER - Program pengabdian kepada masyarakat bertajuk "SEHATI DESA (Sekolah Hijau Terintegrasi): Sekolah Lingkungan Berbasis Participatory Community Development Approach untuk Mewujudkan Kader Green Village sebagai Agen Perubahan Berkelanjutan" resmi menyelesaikan rangkaian kegiatannya di Desa Suci, Kecamatan Panti Jember. Program ini digagas sebagai upaya membangun kesadaran lingkungan sekaligus keterampilan pengelolaan sampah berbasis masyarakat, dengan mitra utama Bank Sampah Larahan Makmur.
Kegiatan ini diketuai oleh Soraya Firdausi, S.Si., M.Si., bersama anggota tim Sri Rejeki Dwi Astuti, S.Pd., M.Pd. Program berlangsung selama tiga bulan, mulai 10 Juni hingga 10 September 2026, dengan menggandeng Bank Sampah Larahan Makmur yang diketuai oleh Ibu Siti Herawati dan dibina oleh Ibu Yuliati. Materi pelatihan disampaikan oleh narasumber Ferry Budi Prasetya, S.Pd., M.Pd.
Ketua Pengabdian, Soraya Firdausi, S.Si., M.Si. menyampaikan Program SEHATI DESA dirancang menggunakan pendekatan Participatory Community Development, yang menempatkan warga sebagai subjek aktif dalam setiap tahapan kegiatan, bukan sekadar peserta pasif. Beberapa kegiatan inti yang dilaksanakan mulai 10 Juni 2026 sampai 10 September 2026, meliputi beberapa kegiatan.
“Kegitannya, pertama sosialisasi jenis-jenis limbah plastik dan kode polimer — memberikan pemahaman dasar kepada warga mengenai klasifikasi sampah plastik berdasarkan kode daur ulang, sebagai fondasi pemilahan sampah yang lebih efektif,” katanya.
Kemudian ada Pelatihan pengolahan limbah HDPE menjadi gantungan kunci karakter — mengubah limbah plastik jenis High-Density Polyethylene (HDPE) menjadi produk kreatif bernilai jual, sekaligus melatih keterampilan kewirausahaan warga. “Ada juga pelatihan pengolahan limbah LDPE menjadi paving block ramah lingkungan — mendaur ulang limbah Low-Density Polyethylene (LDPE) menjadi material konstruksi alternatif yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat desa,” kata Soraya Firdausi.
Melalui rangkaian kegiatan ini, tim pengabdian berharap dapat mencetak kader-kader Green Village yang mampu menjadi agen perubahan berkelanjutan di lingkungan masing-masing, sekaligus memperkuat kapasitas Bank Sampah Larahan Makmur sebagai simpul pengelolaan sampah berbasis komunitas.
Kesan dan Pesan Peserta
Antusiasme warga terlihat sepanjang pelaksanaan program. Ketua Bank Sampah Larahan Makmur, Ibu Siti Herawati, menyampaikan apresiasinya atas pelatihan yang telah berlangsung: "Kami sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. Dulu kami hanya tahu memilah sampah plastik dan botol, sekarang kami paham jenis-jenis plastiknya dan bisa mengolahnya menjadi barang yang punya nilai jual, seperti gantungan kunci dan paving block. Harapan kami, ilmu ini bisa terus dikembangkan dan ditularkan ke warga lain agar Bank Sampah Larahan Makmur semakin maju," kata Siti.
Senada dengan hal tersebut, Pembina Bank Sampah Larahan Makmur, Ibu Yuliati, turut menyampaikan kesan positifnya: "Program SEHATI DESA ini membuka wawasan kami bahwa sampah plastik bukan hanya masalah, tapi juga peluang. Pendampingan dari tim pengabdian sangat sabar dan komunikatif, sehingga ibu-ibu di sini tidak canggung untuk bertanya dan langsung praktik. Semoga kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan dan desa kami bisa menjadi contoh Green Village bagi desa-desa lain," ucap Yuliati.
Harapan Keberlanjutan Program
Ketua tim pengabdian, Soraya Firdausi, S.Si., M.Si., menegaskan bahwa program ini tidak berhenti pada pelatihan semata, melainkan dirancang untuk membangun kemandirian jangka panjang masyarakat dalam pengelolaan sampah. "Pendekatan partisipatif yang kami gunakan bertujuan agar warga tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga pemilik dan penggerak program ini ke depannya," ujar Soraya Firdausi.
Dengan rangkaian kegiatan tersebut, tim pengabdian berharap Bank Sampah Larahan Makmur dapat terus mengembangkan produk olahan limbah HDPE dan LDPE secara mandiri, serta memperluas jaringan kader Green Village ke desa-desa sekitar sebagai bagian dari gerakan lingkungan berkelanjutan. Berita ini disusun dalam rangka publikasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat program SEHATI DESA. (nur)
Editor : M. Ainul Budi