Asah Gagasan AI, Mahasiswa UIN KHAS Gelanggangi Podium Internasional

M Adhi Surya • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 10:47 WIB
Mahasiswa UIN KHAS unjuk keterampilan di kancah Internasional
Mahasiswa UIN KHAS unjuk keterampilan di kancah Internasional

Radar Jember - Kemampuan berbicara di depan publik mengantarkan mahasiswa Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember naik podium tertinggi di Thailand. 

M. Ubaidillah Taqiudin Ilhaq keluar sebagai juara pertama International AI-Powered English Speech Championship 2026 setelah menyisihkan peserta dari Thailand, Malaysia, Vietnam, hingga Indonesia dalam kompetisi bertema Artificial Intelligence atau Akal Imitasi (AI).

Mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) itu meraih penghargaan saat mengikuti program Asistensi Mengajar Internasional di Thailand. 

Baca Juga: UIN KHAS Jember Perluas Jejaring Akademik Global Lewat Kerja Sama dengan USIM Malaysia

Di sela menjalankan tugas akademiknya, Ubaidillah mampu tampil meyakinkan lewat pidato berbahasa Inggris yang mengangkat pemanfaatan AI sebagai sarana membangun komunikasi global.

Kompetisi tersebut mengusung tema Empowering Future Voices Through Artificial Intelligence and Global Communication. 

Peserta ditantang menyampaikan gagasan secara sistematis mengenai perkembangan kecerdasan buatan, sekaligus menunjukkan kemampuan berpikir kritis, penguasaan bahasa Inggris, dan teknik berbicara di depan publik.

Baca Juga: Minta Penjaringan Rektor Definitif UIN KHAS Jember Dipercepat, Plt Rektor Pastikan Program Kampus Tetap Berjalan

Persaingan berlangsung ketat karena diikuti mahasiswa, pelajar, hingga peserta umum dari berbagai negara di kawasan Asia Tenggara. 

Kehadiran peserta lintas negara menjadikan ajang itu bukan sekadar perlombaan, tetapi juga ruang bertukar gagasan sekaligus memperluas jejaring akademik antarbangsa.

Dekan FTIK UIN KHAS Jember Prof. Abdul Mu'is mengaku bangga atas pencapaian tersebut. Menurutnya, prestasi itu menunjukkan mahasiswa UIN KHAS mampu bersaing dalam forum internasional dan memiliki daya saing yang tidak kalah dengan peserta dari negara lain. 

"Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FTIK mampu menunjukkan kualitasnya di tingkat global. Semoga menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi dan berani mengikuti kompetisi internasional," ujarnya.

Koordinator Program Studi Tadris Bahasa Inggris Dewi Nurul Qomariyah menilai keberhasilan itu lahir dari proses belajar yang konsisten, ditambah pengalaman organisasi yang dimiliki Ubaidillah sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris periode 2025/2026. 

Menurut dia, kemampuan akademik dan kepemimpinan menjadi modal penting untuk bersaing di tingkat internasional.

Dia menambahkan, program studi akan terus mendorong mahasiswa mengikuti berbagai kompetisi, baik di bidang akademik maupun non akademik. 

Dukungan itu diberikan agar mahasiswa memiliki pengalaman internasional yang mampu memperkuat kompetensi sekaligus meningkatkan kepercayaan diri saat bersaing ditingkat global. 

"Kami akan terus memfasilitasi mahasiswa untuk berkembang melalui berbagai kesempatan, termasuk kompetisi internasional," katanya.

Raihan juara tersebut menambah daftar prestasi mahasiswa UIN KHAS Jember di level internasional. 

Keberhasilan Ubaidillah diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan kampus, tetapi juga memacu mahasiswa lain untuk memanfaatkan peluang kompetisi global sebagai ajang mengasah kemampuan sekaligus membawa nama Indonesia di kancah dunia. (dhi)

Editor : M ADHI SURYA
fakultas tarbiyah Jember UIN KHAS Jember ai