(kiri), Kabid PAUD dan PNF Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember Muhammad Ghozali, S.Pd., M.Pd., dan Owner TOD Jember Yuli Indahwati, S.H., M.Kn berfoto bersama seusai pembukaan TOD Cabang Jember, Sabtu (18/7). (SIDKIN ALI/RJ)
Radar Jember – Peluang berkarier di sektor transportasi udara, darat, dan laut kini semakin terbuka bagi generasi muda Jember. Melihat potensi daerah yang terus berkembang, Total Outsource Development (TOD), lembaga pendidikan dan pelatihan transportasi berakreditasi A di Jogjakarta, resmi membuka kantor cabang di Jalan Sumatra Nomor 21, Kecamatan Sumbersari, Jember, Sabtu (18/7). Kehadiran cabang baru ini diharapkan memperluas akses pendidikan vokasi bagi masyarakat Jember dan kawasan Tapal Kuda.
Cabang Jember menjadi bagian dari pengembangan TOD yang selama hampir 18 tahun fokus mencetak tenaga kerja siap pakai di sektor transportasi. Lembaga ini menyiapkan lulusan untuk berbagai bidang. Mulai maskapai penerbangan, PT KAI, PT Pelni, hingga perusahaan otobus.
TOD Jember membuka empat program pendidikan, yakni Pramugari/A dan Ground Staff dengan pilihan masa pendidikan enam bulan atau satu tahun, serta Aviation Security (Avsec) dan Bisnis Travel selama tiga bulan.
Seluruh program didukung fasilitas ruang praktik cabin practice, ruang kelas ber-AC, modul pembelajaran, seragam, license resmi, hingga pendampingan karier setelah lulus.
Owner TOD Jember Yuli Indahwati, S.H., M.Kn mengatakan, pembukaan cabang baru merupakan komitmen menghadirkan pendidikan vokasi yang mudah dijangkau masyarakat. Selain memperpendek akses pendidikan, TOD juga menawarkan biaya yang lebih terjangkau dengan sistem pembayaran yang fleksibel.
"Ini akan terus kami tingkatkan. Tentu kami memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan murah bagi seluruh masyarakat di Jember. Harapannya akan lahir insan-insan transportasi yang profesional dan kompeten dari kota tercinta Jember," katanya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui biaya pendidikan mulai Rp 15 juta yang dapat dicicil. Selain itu, tersedia pula program beasiswa bagi peserta yang memenuhi persyaratan.
"Kami juga menyediakan fasilitas asrama gratis selama mengikuti pendidikan. Skema ini diharapkan memberi kesempatan lebih luas bagi lulusan SMA/SMK se-derajat maupun masyarakat yang ingin berkarier di industri transportasi," jelasnya.
Direktur TOD Yogyakarta Anna Handayani, S.E., mengatakan, Jember dipilih sebagai lokasi pengembangan karena memiliki potensi besar. Apalagi sektor transportasi terus menggeliat dengan kembali aktifnya penerbangan di Bandara Notohadinegoro.
"Alhamdulillah dengan keberanian dan langkah besar kami membuka cabang di Jember. Harapannya ini mendapat dukungan masyarakat dan Pemkab Jember. Semoga ini lebih bermanfaat dan lebih dekat melayani masyarakat, khususnya di Jember dan wilayah Tapal Kuda," katanya.
Anna menjelaskan, selama hampir dua dekade TOD membangun jaringan dengan berbagai perusahaan transportasi nasional. Hasilnya, sekitar 96 persen alumninya telah terserap di dunia kerja.
"Goals kami adalah mengantarkan para peserta didik kami masuk ke dunia kerja. Alhamdulillah 96 persen semua terserap di dunia kerja, baik di maskapai, KAI, Pelni maupun perusahaan otobus," ungkapnya.
Kehadiran lembaga pendidikan vokasi tersebut mendapat apresiasi dari Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember.
Kabid PAUD dan PNF Dispendik Jember Muhammad Ghozali, S.Pd., M.Pd. menilai TOD menjadi alternatif untuk menyiapkan tenaga terampil yang dibutuhkan sektor transportasi. "Pemkab Jember sangat bangga. Ini merupakan terobosan yang luar biasa dan belum tentu dimiliki daerah lain. Kami mendukung adanya TOD di Jember," pungkasnya. (kin)
Editor : M. Ainul Budi