Radar Jember – Usaha yang dijalani Nurul Kaunaini Yuhyin Nufus akhirnya membuahkan hasil manis.
Siswi kelas XI D MA Unggulan Nuris Jember itu sukses meraih Juara 2 cabang Musabaqah Hifzhil Quran (MHQ) 10 Juz pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) 2026 tingkat Provinsi Bali yang digelar Kementerian Agama Provinsi Bali.
Baginya, capaian tersebut di luar dugaannya. Ia datang ke arena lomba dengan rasa kurang percaya diri karena merasa persiapannya belum maksimal. Karena itu, saat namanya diumumkan sebagai peraih juara dua, ia sempat terdiam beberapa saat.
"Saya senang sekali karena bisa membawa nama baik sekolah. Awalnya juga tidak percaya, karena merasa persiapannya masih kurang," katanya.
Persiapan menuju MTQ tingkat provinsi itu, baru dimulai sekitar sebulan sebelum perlombaan. Dua pekan terakhir dimanfaatkan untuk memperkuat hafalan 10 juz yang menjadi materi lomba.
Waktu murajaah pun ditambah agar hafalan tetap kuat saat tampil di hadapan dewan hakim.
Rutinitas itu dilakukan setiap selesai salat Subuh dan setelah kegiatan diniyah di asrama. Menurutnya, menjaga hafalan justru lebih sulit daripada menghafalnya.
Di tengah padatnya aktivitas sebagai santri, ia harus pandai menyisihkan waktu agar hafalan tidak memudar.
Ia mengaku tidak memiliki teknik khusus ketika tampil di arena lomba. Yang terpenting baginya adalah rutin mengulang hafalan. Jika menemukan ayat yang sering tertukar, terutama ayat-ayat mutasyabihat, bagian itu akan diulang berkali-kali hingga benar-benar lancar.
Suasana perlombaan sempat membuatnya gugup. Apalagi ketika dewan hakim mulai memberikan sambungan ayat yang harus diteruskan.
"Awalnya deg-degan sekali. Tapi setelah beberapa pertanyaan, saya mulai bisa mengendalikan rasa gugup itu," ungkap remaja 17 tahun tersebut.
Di balik prestasi itu, ada dukungan besar dari orang tua, guru, ustazah, dan teman-temannya. Mereka terus memberi semangat sejak masa persiapan hingga perlombaan usai. Dukungan itulah yang membuatnya tetap yakin meski sempat dihantui rasa tidak percaya diri.
Prestasi tingkat provinsi ini dipersembahkan untuk kedua orang tua dan keluarga besar MA Unggulan Nuris Jember. Nurul Kaunaini Yuhyin Nufus belum ingin berhenti sampai di sini.
Ia memasang target bisa menembus ajang nasional, bahkan internasional. Kepada pelajar yang sedang menghafal Alquran, ia berpesan agar tidak mudah menyerah.
Menurutnya, lelah dalam proses menghafal adalah hal biasa, tetapi jangan sampai menjadi alasan untuk berhenti mengulang hafalan. (dhi/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh