Radar Jember – Komitmen dalam meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan terus diwujudkan oleh Bina Sehat Training Center (BSTC) melalui penyelenggaraan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS).
Bekerja sama dengan Pusat Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan (Pusbangdiklat) DPW PPNI Jawa Timur. Pelatihan ini menjadi langkah nyata dalam mencetak perawat yang lebih siap menghadapi kondisi kegawatdaruratan.
Pelatihan berlangsung 23–28 Juni 2026 dengan kombinasi metode daring dan luring di BSTC.
Baca Juga: RSBS Jember Perkuat Layanan MCU untuk CPMI, Sehat Sebelum Berangkat
Sebanyak 42 perawat dari berbagai daerah, di antaranya Jember dan Banyuwangi, mengikuti rangkaian pembelajaran yang memadukan teori, praktik, hingga simulasi penanganan pasien gawat darurat.
Kepala Instalasi Diklat & Edukasi Publik RS Bina Sehat Jember, Ika Ayu Sufariana SKep Ners, menjelaskan bahwa BTCLS dirancang untuk membekali peserta dengan kompetensi dasar dalam penanganan kegawatdaruratan jantung, trauma, serta bantuan hidup dasar sesuai standar nasional.
"Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga dilatih agar mampu mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan terukur saat menghadapi kondisi kegawatdaruratan di lapangan," jelasnya.
Suasana penutupan pelatihan pada Minggu (28/6) berlangsung penuh semangat. Acara dihadiri oleh Ketua Yayasan RS Bina Sehat Kaliwates Jember drg Abdul Rochim SH MKes MMR, serta Ketua Pusbangdiklat PPNI DPW PPNI Jawa Timur, Dr Yulis Setya Dewi SKep Ns MKep.
Keduanya memberikan apresiasi atas antusiasme peserta sekaligus menegaskan pentingnya pendidikan berkelanjutan bagi tenaga keperawatan.
Dalam sambutannya, Abdul Rochim berharap, pelatihan ini mampu menjadi bekal berharga bagi para peserta dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tempat kerja masing-masing.
"Kami berharap ilmu, keterampilan, dan kepercayaan diri yang diperoleh selama pelatihan ini dapat diterapkan secara optimal saat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Semoga kolaborasi yang telah terjalin bersama Pusbangdiklat PPNI DPW Jawa Timur dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, khususnya di Jawa Timur dan sekitarnya," tuturnya.
Kesan positif juga disampaikan oleh salah satu peserta, Kartika Sari, perawat RS Bina Sehat Jember. Menurutnya, pelatihan ini memberikan pengalaman belajar yang aplikatif dan relevan dengan tantangan di dunia kerja.
"Materinya sangat lengkap, terutama praktik dan simulasi yang membuat kami lebih percaya diri dalam menangani pasien gawat darurat. Saya bersyukur dapat mengikuti pelatihan perdana ini," ungkapnya.
Keberhasilan penyelenggaraan BTCLS ini menjadi awal dari rangkaian program pengembangan kompetensi yang akan terus digelar oleh BSTC.
Baca Juga: RSBS Jember Gandeng Lovepink Gelar USG Payudara Gratis Bagi 100 Perempuan, Cek Jadwalnya
Dalam waktu dekat, BSTC juga akan membuka pelatihan Advanced Cardiac Life Support (ACLS), Electrocardiography (ECG), serta PPGDON, sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pelatihan berkualitas bagi tenaga kesehatan.
Bagi tenaga kesehatan yang ingin memperoleh informasi mengenai jadwal pelatihan berikutnya, dapat menghubungi BSTC melalui nomor 0812-3239-4646. (RSBS)
Editor : Imron Hidayatullahh