Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pertahankan Tradisi Juara, Santri SMA Nuris Jember Kembali Duduki Juara 1 Olimpiade Kimia Atomic 2026 Tingkat Nasional

M Adhi Surya • Minggu, 28 Juni 2026 | 18:01 WIB
KEREN: M. Izzul Labib, Savira Putri Fatma, dan Putri Nuvita Sari berhasil meraih medali emas Olimpiade Kimia dalam ajang ATOMIC 2026 tingkat nasional yang digelar Universitas Bojonegoro.
KEREN: M. Izzul Labib, Savira Putri Fatma, dan Putri Nuvita Sari berhasil meraih medali emas Olimpiade Kimia dalam ajang ATOMIC 2026 tingkat nasional yang digelar Universitas Bojonegoro.

ANTIROGO, Radar Jember - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMA Nuris Jember. Tim yang diperkuat M. Izzul Labib, Savira Putri Fatma, dan Putri Nuvita Sari berhasil meraih medali emas sekaligus juara pertama Olimpiade Kimia dalam ajang Astounding Tournament of Chemistry (ATOMIC) 2026 tingkat nasional yang digelar Universitas Bojonegoro.

Keberhasilan tersebut menjadi catatan manis bagi tim asal kota suwar-suwir itu. Sebab, mereka mampu melanjutkan tradisi juara yang telah diraih SMA Nuris pada tahun sebelumnya.

Baca Juga: Borong Lima Gelar Sekaligus, Pembinaan Prestasi Santri MA Unggulan Nuris Jember Terbukti Merata dan Ganas!

Pengumuman pemenang sendiri baru disampaikan empat hari setelah perlombaan berlangsung.

Persiapan menuju kompetisi dilakukan sekitar sepekan sebelum lomba. Ketiga siswa itu memanfaatkan waktu dengan mengulang materi dan memperbanyak latihan soal.

Materi yang dipelajari meliputi stoikiometri, asam basa, kesetimbangan kimia, elektrokimia, laju reaksi, termokimia hingga kimia organik.

Baca Juga: Nulis Esai di Atas Kasur Asrama, Santri SMA Nuris Jember Ini Sukses Sabet Gelar Best Writer Tingkat Nasional!

"Kami banyak melakukan drilling soal dan mengulang materi agar lebih siap menghadapi lomba," ujar M. Izzul Labib.

Saat kompetisi berlangsung, peserta dihadapkan pada 20 soal esai yang harus dikerjakan secara berkelompok. Strategi pembagian tugas menjadi kunci keberhasilan tim SMA Nuris. 

Masing-masing anggota mengerjakan soal sesuai kemampuan yang dimiliki. Kemudian hasilnya ditukar agar soal yang belum terpecahkan dapat diselesaikan bersama.

Persaingan dalam ATOMIC 2026 berlangsung cukup ketat. Sebanyak 120 tim mengikuti babak penyisihan, kemudian menyisakan 50 tim pada tahap final. Dari jumlah tersebut hanya dipilih tiga tim terbaik.

Sejumlah sekolah ternama seperti MA Amanatul Ummah, SMAK Albertus Malang, dan MAN 2 Kota Malang turut menjadi pesaing.

"Persaingannya sangat ketat karena banyak tim dari sekolah-sekolah besar yang ikut berkompetisi," katanya.

Izzul Labib menyebut tantangan terbesar selama perlombaan adalah keterbatasan waktu di tengah banyaknya soal yang harus diselesaikan.

Baca Juga: Masih Kecil Sabet Juara Tahfidz Se-Karesidenan Besuki, Siswi TK Nuris Jember Ini Bercita-cita Jadi Dokter Penghafal Quran

Materi kimia analitik menjadi bagian yang paling sulit bagi timnya. Namun, kerja sama antaranggota membuat berbagai kendala tersebut dapat diatasi.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan mentor Novian Rico Saputra, guru pembimbing Marhamatul Khofifah, serta orang tua masing-masing.

Demi mempersiapkan diri, mereka bahkan rela mengurangi waktu bermain dan bersantai agar bisa lebih fokus mendalami materi.

Baca Juga: Sabet Juara Nasional di Umsida, Dua Siswa SMA Nuris Jember Buktikan Jago Cas-Cis-Cus Bahasa Inggris!

Bagi Izzul Labib, gelar juara nasional ini menjadi penyemangat untuk terus berprestasi di bidang kimia.

Dia bersama timnya kini membidik kompetisi ONMIPA PT dan Olimpiade Sains Nasional (OSN). 

Prestasi itu juga menjadi bukti bahwa sekolah berbasis pesantren mampu bersaing di tingkat nasional.

"Jangan takut terjatuh untuk melangkah, karena dari kegagalan kita bisa belajar banyak hal dan menjadi lebih baik," pungkasnya. (dhi)

Editor : M ADHI SURYA
#SMA NURIS JEMBER #ATOMIC #Jember #universitas bojonegoro #bojonegoro