Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Gelar Festival Muharram x SAMARA di Bondowoso, KPwBI Jember Sukses Dorong Transaksi UMKM Hingga Rp 900 Juta

Imron Hidayatullahh • Rabu, 24 Juni 2026 | 06:48 WIB
Pembukaan Festival Muharram X SAMARA 2026 yang digelar di Alun-Alun Bondowoso pada Jumat (19/6/2026).
Pembukaan Festival Muharram X SAMARA 2026 yang digelar di Alun-Alun Bondowoso pada Jumat (19/6/2026).

Radar Jember - Sebagai wujud nyata dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Sekarkijang, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember menyelenggarakan Festival Muharram x Semarak Ekonomi Syariah Sekarkijang (SAMARA) 2026 selama tiga hari, 19-21 Juni 2026 di Bondowoso.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Jawa 2026. Mengusung tema Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital, berbagai rangkaian kegiatan yang dihadirkan di sana. 

Mulai dari Seminar Nasional, Pelatihan Digitalisasi kepada Pesantren, Sharia Fair (showcase UMKM dan industri halal), tabligh akbar, business matching pembiayaan, pelaksanaan berbagai lomba, dan gerakan sadar wakaf yang dikemas dalam kegiatan SAMARA Run serta layanan kepada masyarakat antara lain kas keliling dan pasar murah.

Baca Juga: Pelaksana Proyek Jembatan Sentong Bondowoso Jadi Sorotan Tajam! Dinilai Lemot?

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Bondowoso Dr. H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag., Advisor Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Donni Fajar Anugrah, Ketua DPRD Bondowoso H. Ahmad Dhafir, S.H., Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember Iqbal Reza Nugraha.

Selain itu, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, pimpinan perbankan, serta perwakilan pondok pesantren, akademisi, dan pelaku UMKM/komunitas.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember, Iqbal Reza Nugraha menjelaskan, Festival Muharram x SAMARA merupakan bentuk sinergi KPwBI Jember dengan Pemerintahan Kabupaten Bondowoso dan berbagai pemangku kepentingan.

Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

”SAMARA 2026 difokuskan pada upaya pengembangan rantai nilai halal, peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah, serta penguatan kelembagaan ekonomi berbasis pesantren dan UMKM,” ujarnya.

Baca Juga: Aroma Korupsi Program MBG di Jember: Ada Dapur Tercatat, Fisiknya Gaib

Advisor Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur Donni Fajar Anugrah memaparkan, ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Secara global, perkembangan sektor menunjukkan tren yang semakin positif, didorong oleh ketahanan model bisnis syariah, serta meningkatnya adopsi gaya hidup halal (halal lifestyle) di berbagai sektor.

Berdasarkan laporan State of Global Islamic Economy (SGIE) Report 2025/2026, pengeluaran konsumsi Muslim global diproyeksikan terus meningkat hingga mencapai USD 3,1 triliun pada tahun 2027.

“Pada level regional, Jawa Timur memiliki posisi strategis sebagai salah satu motor penggerak ekonomi syariah nasional. Melalui penguatan sinergi antar pemangku kepentingan, inovasi program, serta pemanfaatan transformasi digital, pengembangan ekonomi syariah di Jawa Timur diharapkan semakin inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” paparnya.

Rangkaian kegiatan Festival Muharram x Road to SAMARA 2026 di Kabupaten Bondowoso mencatatkan capaian yang positif dalam mendorong penguatan ekonomi dan keuangan syariah daerah.

Baca Juga: Angkatan Kerja di Lumajang Pilih Merantau, TPAK Merosot? Begini Kata Disnaker

Sebanyak 90 UMKM turut berpartisipasi, baik melalui pameran maupun melalui kanal pemasaran digital berbasis e-commerce. Partisipasi tersebut berhasil menghasilkan transaksi penjualan sebesar Rp900,15 juta.

Pada kegiatan business matching yang mempertemukan pelaku usaha dengan lembaga keuangan juga menghasilkan komitmen pembiayaan sebesar Rp1,17 miliar sebagai dukungan terhadap pengembangan dan perluasan UMKM.

Di sisi lain, pelaksanaan SAMARA Run sebagai bagian dari Gerakan Sadar Wakaf berhasil menghimpun wakaf sebesar Rp75,99 juta dari sekitar 1.000 peserta.

Wakaf tersebut akan disalurkan kepada tiga program wakaf produktif, yaitu Wakaf Sumur Pelosok melalui Dompet Dhuafa, Wakaf Pendidikan Pesantren dan Madrasah melalui PCNU Jember, serta Wakaf Produktif Berbasis Pertanian melalui Yatim Mandiri.

Baca Juga: PLN Klaim Listrik Jawa Berangsur Normal, Publik Telanjur Menanggung Rugi

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Sharia Innovation for Youth dari tingkat SMA/SMK/MA juga tidak kalah menarik, sebab kegiatan tersebut bahkan diikuti hingga 171 tim atau 513 siswa.

Antusiasme masyarakat terhadap seluruh rangkaian kegiatan dapat terlihat dari jumlah pengunjung yang mencapai lebih dari 22.756 orang.

Hal itu menunjukkan tingginya dukungan masyarakat terhadap pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah Bondowoso dan sekitarnya.

Bupati Bondowoso Dr. H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag., memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KPwBI Jember yang telah menginisiasi Festival Muharram x SAMARA. Dirinya berharap, masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan tersebut sebaik mungkin.

“Momentum ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah di wilayah sekaligus mempercepat akselerasi pertumbuhan ekonomi inklusif pasca pandemi demi mewujudkan Bondowoso berkah,” ungkapnya. (ika/ges)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#KPwBI Jember #bank indonesia #BI Jember #KPwBI