Radar Jember – Peringatan Hari Lahir Pancasila di lingkungan UIN KHAS Jember berlangsung khidmat, Senin pagi (1/6).
Seluruh pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan mengikuti upacara yang digelar di halaman Gedung Rektorat sejak pukul 07.30. Upacara dipimpin langsung oleh Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Hepni.
Para peserta mengenakan seragam batik Korpri lengkap dengan peci hitam, kehadiran seluruh aparatur kampus menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan memperkuat peran perguruan tinggi sebagai benteng ideologi negara.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Hepni membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, KH Yudian Wahyudi.
Tema yang diangkat tahun ini adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.
Melalui amanat tersebut ditegaskan bahwa Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai perekat keberagaman bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi pedoman moral dalam menghadapi berbagai tantangan global.
Baca Juga: Rektor UIN KHAS Jember: Mari Berkurban Sebelum Jadi Korban Kebakhilan
Mulai dari perkembangan teknologi yang semakin cepat hingga dinamika geopolitik dunia yang terus berubah.
Menurut Prof. Hepni, nilai-nilai Pancasila harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak cukup hanya dipahami sebagai konsep atau hafalan, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa.
Ia kemudian mengajak seluruh sivitas akademika UIN KHAS Jember untuk menginternalisasi nilai Pancasila melalui lima pilar kemajuan kampus.
Kelima pilar tersebut meliputi loyalitas terhadap bangsa dan negara, pencapaian prestasi, keharmonisan dalam keberagaman, idealisme akademik, serta tanggung jawab sosial kepada masyarakat.
“Pancasila harus mewujud dalam tindakan nyata. Lima pilar kemajuan, yakni Loyalty, Achievement, Harmony, Idealism, dan Responsibility menjadi cara kita membumikan Pancasila sebagai penggerak transformasi bangsa,” tegas Prof. Hepni.
Semangat nasionalisme semakin terasa ketika seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu Garuda Pancasila dengan penuh penghayatan.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan persatuan, kedamaian, dan kemajuan di masa mendatang. (dhi)
Editor : M ADHI SURYA