Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ditinggal Wafat Orang Tua Saat Skripsi, Wisudawati Unmuh Jember Ini Bangkit Raih IPK 3,99 dan Beasiswa Bergengsi!

M Adhi Surya • Sabtu, 9 Mei 2026 | 09:50 WIB
MEMBANGGAKAN: Tria Fenda Afi Wijaya, lulusan terbaik Unmuh Jember raih IPK nyaris sempurna, 3,99. (HUMAS UNMUH JEMBER)
MEMBANGGAKAN: Tria Fenda Afi Wijaya, lulusan terbaik Unmuh Jember raih IPK nyaris sempurna, 3,99. (HUMAS UNMUH JEMBER)

Radar Jember - Tria Fenda Afi Wijaya menjadi buah bibir dalam Wisuda ke-54 Universitas Muhammadiyah Jember. Mahasiswi Program Studi Manajemen meraih IPK tertinggi 3,99.

Perjalanan Tria menuju toga terbaik tidaklah mudah. Cobaan hidup datang bertubi-tubi sejak dirinya masih duduk di bangku SMA. Saat bersiap menghadapi ujian kelulusan kelas XII, ibundanya meninggal dunia.

Kehilangan sosok yang selama ini menjadi penyemangat membuat hidupnya sempat limbung. Namun, kondisi itu tidak membuatnya tenggelam dalam kesedihan terlalu lama.

Baca Juga: Haru! Anak Sopir Jadi Lulusan Teladan Unmuh Jember, Buktikan Keterbatasan Bukan Penghalang Raih Gelar Sarjana!

Perempuan asal Jember tersebut memilih bangkit dan menjadikan duka sebagai bahan bakar perjuangan. Ia justru mampu menorehkan nilai kelulusan tertinggi di sekolah dan mempertahankan posisi juara kelas hingga akhir masa pendidikan menengah.

Tekad untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi kemudian membawanya bergabung di Unmuh Jember. Ujian kembali datang ketika Tria memasuki semester tujuh.

Di saat proses penyusunan skripsi baru dimulai, sang ayah meninggal dunia. Peristiwa itu menjadi pukulan berat kedua dalam hidupnya. Ia mengaku sempat mengalami trauma dan kehilangan arah karena harus menjalani fase akhir kuliah tanpa kehadiran kedua orang tuanya.

Namun, pesan sederhana dari ayah dan ibunya terus terngiang di kepalanya. “Terus fokus dan jangan pernah lari dari tanggung jawab,” ujar Tria mengenang nasihat yang selalu ditanamkan kedua orang tuanya semasa hidup.

Kalimat itu kemudian menjadi pegangan yang membuatnya tetap bertahan menyelesaikan kuliah hingga tuntas. Di tengah kondisi batin yang belum sepenuhnya pulih, Tria justru terus memperluas prestasinya.

Baca Juga: Jangan Sepelekan Gigi Berlubang! Dokter RSU Unmuh Jember Ingatkan Bahaya Bakteri yang Bisa Picu Penyakit Jantung!

Selain menjaga nilai akademik tetap tinggi, ia aktif mengikuti berbagai kegiatan pengembangan diri. Ketekunannya membawanya lolos sebagai penerima Djarum Beasiswa Plus 2024/2025 atau Beswan Djarum, salah satu program beasiswa nasional yang cukup bergengsi.

Prestasi Tria tak berhenti di sana. Ia juga menyabet gelar Mahasiswa Berprestasi mulai tingkat program studi, fakultas, hingga universitas. Capaian tersebut mengantarkannya mewakili kampus pada ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi tingkat nasional.

Di luar kegiatan akademik, Tria aktif menjadi relawan Duta Kepemudaan dengan memberikan edukasi tentang personal branding dan bahaya narkoba kepada pelajar di sejumlah sekolah. Kini, toga kelulusan terbaik itu memang tak bisa langsung dipersembahkan ke pelukan ayah dan ibunya.

Namun, Tria percaya perjuangannya telah menjadi jawaban atas harapan besar kedua orang tua yang dulu ingin melihatnya sukses. Kepada mahasiswa lain, ia berpesan agar tidak mudah menyerah menghadapi tekanan selama kuliah. (ika/dhi)

 

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Unmuh Jember #lulusan terbaik #wisuda