Radar Jember - Prestasi membanggakan diraih tiga siswi SMK Nuris Jember.
Ainun Nur Dayyina Kaysina Arlien, Anggun Ainur Rahma, dan Najwa Aurelia sukses meraih juara 1 lomba tari dalam ajang Virtual Competition tingkat nasional yang digelar Muti Event Organizer, awal Februari lalu.
Tak hanya itu, Anggun juga menyabet juara 1 lomba kaligrafi.
Ketiganya merintis kegiatan ekstrakurikuler tari di sekolah dengan memulai latihan dari inisiatif sendiri.
Mereka mengajak teman-teman lain untuk ikut berlatih secara rutin dan membangun suasana belajar bersama.
Gagasan itu berangkat dari keinginan menghadirkan ruang berkesenian di lingkungan sekolah.
Ketertarikan terhadap seni tari kemudian mereka wujudkan dalam latihan bersama yang berjalan konsisten.
Dalam prosesnya, mereka memanfaatkan berbagai referensi digital sebagai bahan belajar.
Video tutorial menjadi rujukan utama untuk memahami gerakan, pola lantai, hingga ekspresi, yang kemudian dipraktikkan secara berulang.
“Kami belajar dari video, lalu dicoba berulang-ulang sampai gerakannya sama dan kompak,” ujar Ainun.
Selain itu, mereka juga mendapat pendampingan dari guru sekolah yang memiliki pemahaman dasar tentang seni tari.
Arahan tersebut membantu dalam menjaga kekompakan dan memperkuat penghayatan saat tampil.
“Guru di sekolah membantu mengarahkan, terutama soal kekompakan dan ekspresi, jadi latihan kami lebih terarah,” tambah Najwa.
Dalam lomba tersebut, mereka membawakan Tari Flying High yang terinspirasi dari budaya Dayak Kalimantan.
Penampilan yang kompak dan penuh ekspresi membuat mereka mampu menarik perhatian dewan juri.
“Yang paling menantang saat lomba virtual itu pengambilan videonya. Kami harus mengulang berkali-kali supaya hasilnya rapi dan enak dilihat,” ungkap Anggun.
Sebagai upaya regenerasi, kegiatan yang mereka rintis mulai diminati siswa lain.
Mereka pun menargetkan bisa terus meraih prestasi dan mengharumkan nama sekolah di bidang kesenian, khususnya tari.
“Kami ingin bisa membawa lebih banyak prestasi untuk sekolah lewat seni tari,” tutup Anggun. (ika/dhi/c2/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh