Radar Jember - Semangat memasuki dunia kerja terus didorong di lingkungan SMK PGRI 5 Jember. Para siswa diingatkan agar memiliki kesiapan mental serta kemauan berproses.
Sebab, dunia kerja dinilai menuntut ketekunan dan etos kerja yang konsisten, karena keberhasilan tidak datang secara instan.
Kepala SMK PGRI 5 Jember Saiful Anwar mengatakan, program job fair atau bursa kerja ini telah memasuki tahun ke-19.
Baca Juga: Langsung Tancap Gas, Kajari Jember: Dugaan Korupsi Bank Jatim CP Kalisat Naik ke Penyidikan
“Kegiatan ini kami selenggarakan secara rutin setiap tahun. Harapannya, lulusan baru bisa langsung terserap di dunia kerja sekaligus menjadi upaya nyata membantu mengurangi angka kemiskinan,” ujarnya.
Kegiatan tahunan ini kian diminati, baik oleh lulusan baru maupun masyarakat umum yang tengah mencari peluang kerja.
Job fair ini dirancang sebagai jembatan antara pencari kerja dan dunia industri, dengan membuka akses seluas-luasnya bagi para pelamar.
Tak hanya alumni, lulusan dari sekolah lain juga diberikan kesempatan yang sama untuk mencoba peruntungan sesuai minat dan kemampuan masing-masing.
Hal ini membuat cakupan peserta semakin luas dari tahun ke tahun. Sebanyak 29 perusahaan dari berbagai sektor ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Mulai dari waralaba, ritel, hingga industri otomotif membuka lowongan dan melakukan seleksi langsung di lokasi, sehingga proses rekrutmen menjadi lebih cepat dan efisien.
Sejak hari pertama pelaksanaan, area job fair dipadati ribuan pelamar. Antusiasme terlihat dari panjangnya antrean di sejumlah stan perusahaan, menandakan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap akses pekerjaan yang lebih terbuka.
Sementara itu, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Kesempatan Kerja, dan Transmigrasi Disnaker Jember Juhenik menilai pelaksanaan job fair tersebut sebagai langkah positif.
“Kegiatan seperti ini sangat membantu mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan. Ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran dan pengentasan kemiskinan,” pungkasnya. (ika/dhi/c2/bud)
Editor : Imron Hidayatullahh