Radar Jember - Mengkhatamkan tujuh kitab kuning menjadi modal kuat bagi Aura Sakinah Diniati hingga mampu merebut juara pertama presentasi Aswaja dalam ajang Musabaqah Qiroatul Kutub (MQK) tingkat Kabupaten Jember 2025.
Capaian tersebut menegaskan kedalaman penguasaan keilmuan yang dimilikinya.
Santriwati kelas XII A MA Unggulan Nuris Jember itu tampil menonjol dalam kompetisi yang digelar Oktober 2025 lalu oleh Pemerintah Kabupaten Jember.
Ia berhasil mengungguli peserta lain lewat kekuatan materi dan penyampaian yang matang.
Sejak awal presentasi, Aura mampu menyusun gagasan secara runtut dan sistematis.
Dalil yang disampaikan relevan serta mampu memperkuat argumentasi yang dibangun di hadapan dewan juri.
Kemampuan komunikasinya juga menjadi nilai lebih. Ia tampil dengan intonasi stabil, artikulasi jelas, dan ekspresi yang terukur sehingga materi yang dibawakan mudah dipahami.
Persiapan menuju lomba dilakukan secara intensif bersama pembimbing. Fokus latihan tidak hanya pada pendalaman materi, tetapi juga teknik penyampaian agar pesan tersampaikan secara efektif.
“Latihan terus dilakukan agar apa yang saya sampaikan tidak hanya benar, tetapi juga bisa diterima dengan baik,” ujarnya.
Selain keberhasilan di ajang MQK, Aura juga mencatatkan sejumlah prestasi lain. Di antaranya juara pidato bahasa Indonesia serta capaian dalam olimpiade bahasa Arab dan Pendidikan Agama Islam.
Gadis asal Grenden, Kecamatan Puger itu juga diketahui telah mengkhatamkan 1002 bait nazam Alfiyah Ibnu Malik serta menghafal tiga juz Al quran. Capaian tersebut semakin menguatkan kompetensinya dalam bidang keilmuan berbasis kitab.
Dengan bekal prestasi yang dimilikinya, Aura bertekad menjadikannya sebagai pondasi untuk menggapai cita-citanya sebagai hakim yang lahir dari rahim pesantren.
“Insyaallah saya akan melanjutkan studi di fakultas hukum, dan bercita-cita menjadi hakim,” pungkasnya. (ika/dhi/bud)
Editor : Imron Hidayatullahh